PENGARUH PEMBERIAN INJEKSI INTRADERMAL SECRETOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELL (SH-MSCs) TERHADAP KADAR AQUAPORIN-3 DAN HYALURONIC ACID (Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Galur Wistar Model Xerosis Cutis Like yang Diinduksi SLS)
Berkas Tugas Akhir
Magister Biomedik_MBK2424010523_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Xerosis cutis ditandai gangguan hidrasi dan fungsi sawar kulit akibat penurunan Aquaporin-3 (AQP3) dan Hyaluronic Acid (HA). Secretome hypoxia mesenchymal stem cells (SH-MSCs) mengandung faktor pertumbuhan dan sitokin antiinflamasi yang berpotensi mempengaruhi hidrasi serta memperbaiki struktur kulit. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh injeksi intradermal SH- MSCs terhadap kadar AQP3 dan HA pada tikus model xerosis cutis like.
Metode: Penelitian eksperimental in vivo dengan rancangan post-test only control group design. Xerosis cutis diinduksi dengan SLS 5%. 34 ekor tikus Wistar jantan dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kelompok sehat, kontrol negatif, kontrol positif, serta kelompok perlakuan injeksi SH-MSCs dosis 100 µL, 200 µL, dan 300 µL. Pemberian perlakuan dilakukan pada hari ke-10, 13, 16, dan 19. Pada hari ke- 10, 4 tikus diambil jaringan kulitnya untuk pemeriksaan HE dan pada hari ke-22 untuk pengukuran kadar AQP3 dan HA melalui metode ELISA. Analisis menggunakan One Way-ANOVA dilanjutkan post hoc LSD (AQP3) dan Tamhane (HA).
Hasil: Pemberian SH-MSCs intradermal mempengaruhi kadar AQP3 dan HA secara dosis-respons dibanding kontrol negatif (K2: AQP3 130,96 ± 8,00 ng/L; HA 198,52 ± 5,56 ng/L). Peningkatan paling tinggi terjadi pada dosis 300 µL (K6: AQP3 626,96 ± 5,05 ng/L; HA 737,41 ± 11,25 ng/L). One-Way ANOVA
menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok (p<0,001). Uji post hoc menunjukkan hampir seluruh perbandingan berbeda signifikan (p<0,001), kecuali K1 dan K6 (AQP3 p=0,726; HA p=1,000).
Kesimpulan: Injeksi intradermal SH-MSCs secara signifikan mempengaruhi kadar AQP3 dan HA pada tikus xerosis cutis secara dosis-respons, dengan dosis tertinggi (300 µL) mendekati nilai K1.
Kata Kunci: Xerosis cutis, Secretome hypoxia-MSC, AQP3, Hyaluronic Acid, tikus Wistar, hidrasi kulit
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
