Abdat, Amirah Umar (2026) PENGARUH SERUM EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KADAR IL-6 DAN MDA (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang dipapar Sinar UV-B). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010499_fullpdf.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010499_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010499_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010499_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (7MB)

Abstract

Latar Belakang: Paparan UVB memicu stres oksidatif dan inflamasi kulit yang ditandai peningkatan MDA dan IL-6. Senyawa bioaktif dalam daun kelor (Moringa oleifera), seperti flavonoid dan polifenol, dapat melindungi kulit dari kerusakan oksidatif sekaligus menekan respons inflamasi. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh serum ekstrak daun kelor terhadap kadar MDA dan IL-6 pada kulit tikus Wistar terpapar UVB.
Metode: Penelitian eksperimental in vivo dengan rancangan post-test only control group design. 30 tikus Wistar jantan dibagi menjadi lima kelompok: sehat, kontrol negatif, kontrol positif, serta perlakuan serum ekstrak daun kelor 10% dan 15%. Tikus dipapar sinar UVB 70 mJ/cm² selama 15 menit setiap hari dan diberikan serum sesuai kelompoknya selama 14 hari. Pada hari ke-15, jaringan kulit diambil untuk pengukuran kadar IL-6 dan MDA dan dianalisis dengan ELISA.
Hasil: Kadar IL-6 pada tikus Wistar yang diberikan serum ekstrak daun kelor konsentrasi 10% dan 15% masing-masing sebesar 9,84 ± 1,16 ng/L dan 11,59 ± 1,81 ng/L, sedangkan kadar MDA masing-masing sebesar 2,48 ± 0,30 nmol/mL dan 1,89 ± 0,39 nmol/mL. Serum daun kelor 10% menunjukkan kadar IL-6 yang lebih rendah dibanding kontrol negatif namun perbedaannya tidak signifikan (p>0,05). Serum 15% menunjukkan kadar MDA yang lebih rendah signifikan dibanding kelompok kontrol negatif (p<0,05).
Kesimpulan: Pemberian serum ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh terhadap kadar IL-6 dan MDA pada kulit tikus Wistar yang terpapar UVB, dengan konsentrasi 10% menunjukkan kadar IL-6 lebih rendah dan konsentrasi 15% menunjukkan kadar MDA lebih rendah signifikan dibanding kelompok kontrol negatif.

Kata Kunci: Moringa oleifera, IL-6, MDA, UVB, tikus Wistar

Dosen Pembimbing: Mawardi, Prasetyadi and Trisnadi, Setyo | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 28 Apr 2026 07:57
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46547

Actions (login required)

View Item View Item