Ningsih, Ndarumas Vany Karlina (2026) PENGARUH PEMBERIAN EXOSOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (EH-MSC) TERHADAP EKSPRESI SIGNAL TRANSDUCER AND ACTIVATOR OF TRANSCRIPTION 3 (STAT3) DAN VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR (VEGF) (Studi Eksperimental in Vivo Pada Tikus Wistar Psoriasis Like yang diinduksi IMQ). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010488_fullpdf.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010488_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010488_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010488_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (693kB)

Abstract

Latar Belakang: Psoriasis merupakan penyakit autoimun inflamasi kronis yang ditandai oleh plak eritematosa berbatas tegas dengan sisik putih keperakan yang tersebar simetris serta sering disertai komorbiditas, sehingga meningkatkan beban kesehatan, biaya pengobatan, dan menurunkan kualitas hidup pasien. Penelitian menunjukkan bahwa Signal Transducer and Activator of Transcription 3 (STAT3) dan Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF) memiliki peran penting dalam patogenesis psoriasis melalui pengaturan inflamasi dan angiogenesis. Exosome dari sel punca mesenkim yang dikultur dalam kondisi hipoksia (Exosome Hypoxia Mesenchymal Stem Cells, EH-MSCs) diketahui mengandung berbagai molekul bioaktif yang berpotensi memodulasi jalur STAT3 dan VEGF. Namun, penelitian mengenai pengaruh EH-MSCs terhadap ekspresi STAT3 dan VEGF pada model psoriasis masih terbatas.
Metode: Studi eksperimental in vivo secara Randomized Post Test only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan model tikus wistar jantan yang diinduksi psoriasis oleh IMQ. Tikus dibagi menjadi lima kelompok perlakuan, termasuk kelompok kontrol sehat, kontrol IMQ, terapi Mtx, serta dua dosis injeksi EH-MSCs (100 µl/ekor dan 200 µl/ekor). Analisis ekspresi STAT3 dan VEGF dilakukan menggunakan metode PCR pada sampel kulit tikus. ANOVA satu arah dengan pengujian hubungan antar kelompok, dilakukan uji Post Hoc LSD diterapkan dalam pemeriksaan statistik perbedaan antar kelompok perlakuan.
Hasil: Dibandingkan dengan kelompok kontrol, ekspresi STAT3 menunjukkan perbedaan yang bermakna pada kelompok K4 (1,35 ± 0,51) dan K5 (0,91 ± 0,42). Selain itu, ekspresi VEGF juga menunjukkan perbedaan bermakna pada kelompok K4 (1,00 ± 0,32) dan K5 (0,97 ± 0,40). Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian exosome hypoxia mesenchymal stem cell (EH-MSC) dosis 100 µl dan 200 µl berpengaruh signifikan terhadap ekspresi STAT3 dan VEGF pada model tikus psoriasis.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian (Exosome hypoxia mesenchymal stem cell) EH-MSC dosis 100 μl dan 200 μl terhadap ekspresi STAT3 dan VEGF pada tikus model psoriasis dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Kata Kunci: psoriasis, STAT3, VEGF dan EH-MSCs

Dosen Pembimbing: Mulyani, Sri Priyantini and Setiawan, Eko | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 29 Apr 2026 01:46
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46506

Actions (login required)

View Item View Item