Elfia, Elfia (2026) PENGARUH PEMBERIAN EXOSOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (EH-MSCs) TERHADAP EKSPRESI INTERLEUKIN-6 (IL-6) DAN INTERLEUKIN-33 (IL-33) (Studi Eksperimental in Vivo Pada Mencit C57BL model Atopic Dermatitis Like yang diinduksi MC903 (calcipotriol)). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010483_fullpdf.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010483_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010483_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010483_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (96kB)

Abstract

Dermatitis atopik adalah gangguan kulit inflamasi kronis yang ditandai dengan lesi gatal, eritematosa, dan bersisik yang terkait dengan disregulasi imun dan peningkatan ekspresi sitokin proinflamasi, khususnya interleukin-6 dan interleukin-33. Eksosom yang berasal dari sel punca mesenkimal yang dikondisikan hipoksia telah menunjukkan potensi imunomodulator dan dapat mengatur jalur inflamasi yang terlibat dalam dermatitis atopik. Studi in vivo eksperimental ini menggunakan desain kelompok kontrol pasca-uji acak pada tikus betina C57BL dengan lesi mirip dermatitis yang diinduksi oleh MC903 topikal. Hewan- hewan tersebut dibagi menjadi lima kelompok: kontrol sehat, kontrol negatif, kelompok yang diberi deksametason, dan dua kelompok perlakuan yang menerima eksosom yang berasal dari sel punca mesenkimal yang diinduksi hipoksia secara subkutan dengan dosis 100 mikrogram per kilogram berat badan dan 200 mikrogram per kilogram berat badan. Tingkat ekspresi interleukin-6 dan interleukin-33 dalam jaringan kulit dan telinga dianalisis menggunakan reaksi berantai polimerase real- time kuantitatif dan dievaluasi secara statistik menggunakan uji nonparametrik. Kelompok kontrol negatif menunjukkan ekspresi sitokin tertinggi, sementara pemberian eksosom yang berasal dari sel punca mesenkimal yang diinduksi hipoksia secara signifikan mengubah ekspresi interleukin-6 dan interleukin-33 dibandingkan dengan kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa eksosom yang berasal dari sel punca mesenkimal yang diinduksi hipoksia memberikan efek imunomodulator dalam model tikus peradangan seperti dermatitis atopik dan dapat mewakili strategi terapi potensial untuk gangguan kulit inflamasi.
Latar Belakang: Dermatitis atopik adalah gangguan kulit inflamasi kronis yang ditandai dengan lesi gatal, eritematosa, dan bersisik yang terkait dengan disregulasi imun dan peningkatan ekspresi sitokin proinflamasi, khususnya interleukin-6 dan interleukin-33. Eksosom yang berasal dari sel punca mesenkimal yang dikondisikan hipoksia telah menunjukkan potensi imunomodulator dan dapat mengatur jalur inflamasi yang terlibat dalam dermatitis atopik.
Metode: Studi eksperimental in vivo ini menggunakan desain kelompok kontrol pasca-uji acak pada tikus betina C57BL dengan lesi mirip dermatitis yang diinduksi oleh MC903 topikal. Hewan-hewan tersebut dibagi menjadi lima kelompok: kontrol sehat, kontrol negatif, kelompok yang diberi deksametason, dan dua kelompok perlakuan yang menerima eksosom yang berasal dari sel punca mesenkimal yang diinduksi hipoksia secara subkutan dengan dosis 100 mikrogram per kilogram berat badan dan 200 mikrogram per kilogram berat badan. Tingkat ekspresi interleukin- 6 dan interleukin-33 pada jaringan kulit dan telinga dianalisis menggunakan reaksi berantai polimerase real-time kuantitatif dan dievaluasi secara statistik menggunakan uji nonparametrik.
Hasil: Kelompok kontrol negatif menunjukkan ekspresi sitokin tertinggi,sedangkan pemberian eksosom yang berasal dari sel punca mesenkimal yang diinduksi hipoksia secara signifikan mengubah ekspresi interleukin-6 dan interleukin-33 dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa eksosom yang berasal dari sel punca mesenkimal yang diinduksi hipoksia memberikan efek imunomodulator pada model tikus peradangan mirip dermatitis atopik dan dapat mewakili strategi terapeutik potensial untuk gangguan kulit inflamasi.
Kata kunci: Dermatitis, Atopik, Eksosom; Hipoksia, Interferon-gamma, Interleukin-6, Interleukin-33, Sel Punca Mesenkimal

Dosen Pembimbing: Subchan, Prasetyowati and Setiawan, Eko | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 28 Apr 2026 01:31
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46479

Actions (login required)

View Item View Item