HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA LAKI-LAKI KELAS 11 DI SMAN DEMAK
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200074_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Masa remaja merupakan fase transisi yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan pencarian identitas diri. Salah satu perilaku berisiko yang sering muncul pada masa ini adalah merokok, yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan perkembangan remaja. Peningkatan prevalensi merokok pada usia 10–18 tahun menunjukkan perlunya perhatian terhadap faktor-faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Salah satu faktor penting adalah pola asuh orang tua, yang berperan dalam membentuk karakter, disiplin, serta kemampuan remaja mengendalikan diri.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional, dengan pengukuran variabel independen (pola asuh orang tua) dan variabel dependen (perilaku merokok) dilakukan pada satu waktu. Sampel penelitian berjumlah 128 siswa laki-laki kelas 11 SMAN Demak. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji korelasi Gamma, yang merupakan uji statistik nonparametrik untuk mengukur keeratan hubungan antara variabel berskala ordinal.
Hasil: Hasil uji statistik Spearman Rank menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki. Nilai korelasi Gamma sebesar -0,630 menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan hubungan kuat, yang berarti semakin baik pola asuh orang tua, maka semakin rendah kecenderungan remaja untuk merokok.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki. Pola asuh yang baik dapat menurunkan kemungkinan remaja melakukan perilaku merokok.
Kata kunci: perilaku merokok, pola asuh, remaja.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
