library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

HUBUNGAN TEKANAN DARAH DAN LAMA MENDERITA DENGAN LAJU FILTRASI GLOMERULUS PASIEN HIPERTENSI

Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN TEKANAN DARAH DAN LAMA MENDERITA DENGAN LAJU FILTRASI GLOMERULUS PASIEN HIPERTENSI

Salsabila, Adiba Zaza (2026) HUBUNGAN TEKANAN DARAH DAN LAMA MENDERITA DENGAN LAJU FILTRASI GLOMERULUS PASIEN HIPERTENSI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200019_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (143kB)
PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200019_fullpdf.pdf

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan kronis yang paling banyak ditemui dan dikenal sebagai faktor risiko utama berbagai penyakit kardiovaskular dan penyakit ginjal kronik (PGK). Tekanan darah yang meningkat secara persisten dapat menyebabkan kerusakan progresif pada pembuluh darah dan glomerulus melalui mekanisme hemodinamik dan struktural, seperti peningkatan tekanan intraglomerulus, disfungsi endotel, serta pembentukan sklerosis glomerulus. Kerusakan tersebut secara perlahan menurunkan kemampuan ginjal dalam melakukan filtrasi, yang ditunjukkan oleh penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG). Lama seseorang menderita hipertensi menjadi faktor penting yang menentukan seberapa besar paparan kerusakan ginjal terjadi seiring waktu. Pemahaman mengenai hubungan antara tekanan darah, durasi hipertensi, dan LFG sangat penting untuk deteksi dini gangguan fungsi ginjal dan penatalaksanaan hipertensi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang melibatkan 103 responden penderita hipertensi. Data diperoleh melalui rekam medis yang mencakup tekanan darah sistolik dan diastolik, lama menderita hipertensi, serta nilai LFG. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman karena data berdistribusi tidak normal. Hasil : Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa modus tekanan darah responden yaitu <120/<80 mmHg berjumlah 33 (32.0%). Lama menderita hipertensi memiliki rata-rata 14,67 tahun, sedangkan LFG rata-rata 60,55 ml/min/1,73 m². Uji korelasi menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik berhubungan signifikan dengan LFG (p = 0,050; r = 0,194), sedangkan tekanan darah diastolik tidak signifikan (p = 0,095; r = 0,165). Lama menderita hipertensi memiliki hubungan signifikan dengan LFG (p = 0,030; r = 0,214). Simpulan : Hasil analisis menunjukkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hubungan tekanan darah dengan laju filtrasi glomerulus didapatkan nilai p value<0,05 yaitu 0,031, berarti ada hubungan antara tekanan darah dengan laju filtrasi glomerulus dengan nilai korelasi hubungan (r) lemah sebesar -0,213. Arah korelasi negatif yang dapat diartikan bahwa semakin tinggi nilai tekanan darah maka akan semakin rendah nilai laju filtrasi glomerulus. Selain itu, lama menderita hipertensi memiliki hubungan signifikan dengan LFG (p = 0,009; r = 0,256), dengan arah korelasi positif yang menunjukkan bahwa semakin lama seseorang menderita hipertensi, semakin meningkat nilai LFG. Secara keseluruhan, tekanan sistolik dan durasi hipertensi memiliki pengaruh terhadap fungsi filtrasi ginjal, sehingga pemeriksaan tekanan darah dan LFG secara berkala sangat penting untuk mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut.
Kata kunci: hipertensi, tekanan darah, lama menderita hipertensi, laju filtrasi glomerulus, fungsi ginjal.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints