Hubungan Perilaku Merokok Dengan Harga Diri Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200121_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Harga diri merupakan aspek penting dalam kesehatan mental yang mencerminkan bagaimana individu menilai dan menghargai dirinya sendiri. Faktor sosial, akademik, serta perilaku gaya hidup seperti merokok dapat memengaruhi tingkat harga diri seseorang. Pada mahasiswa keperawatan, perilaku merokok menjadi hal yang kontradiktif karena bertentangan dengan nilai-nilai profesi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan harga diri pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa laki-laki Fakultas Ilmu Keperawatan UNISSULA sebanyak 84 responden yang dipilih dengan teknik stratified purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner perilaku merokok dan Rosenberg Self Esteem Scale (RSES). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square.
Hasil : Sebagian besar mahasiswa memiliki perilaku tidak merokok dan tingkat harga diri sedang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dengan harga diri (p < 0,05), di mana mahasiswa yang merokok cenderung memiliki harga diri lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak merokok.
Simpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku merokok dengan harga diri pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung.
Kata Kunci : perilaku merokok, harga diri, mahasiswa keperawatan
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
