RAMANDHANI, MAITSA NOVIA (2026) HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902200136_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902200136_fullpdf.pdf

| Download (3MB)
[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902200136_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902200136_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (375kB)

Abstract

Nyeri merupakan salah satu efek samping utama yang dialami pasien kanker payudara selama menjalani kemoterapi dan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup, baik secara fisik, psikologis, sosial, maupun spiritual. Kemampuan pasien dalam beradaptasi dan mengelola nyeri atau yang dikenal sebagai resiliensi berperan penting dalam membantu pasien mempertahankan kesejahteraan selama proses pengobatan. Namun, peran resiliensi terhadap kualitas hidup pasien kanker payudara masih belum banyak dikaji secara komprehensif di konteks lokal.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik responden, tingkat Resiliensi, kualitas hidup pasien, serta menganalisis hubungan antara Resiliensi dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSI Sultan Agung Semarang. Sampel berjumlah 67 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) untuk mengukur resiliensi dan European Organization for Research and Treatment of Cancer Quality of Life Questionnaire (EORTC QLQ-C30) untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik dengan tingkat signifikansi α = 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat Resiliensi sedang hingga tinggi dan kualitas hidup pada kategori sedang. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi (p < 0,05). Pasien dengan resiliensi yang lebih tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Peningkatan resiliensi dapat membantu pasien dalam mengelola nyeri sehingga berkontribusi pada perbaikan kualitas hidup. Oleh karena itu, intervensi keperawatan yang berfokus pada peningkatan resiliensi melalui edukasi, dukungan psikologis, dan pendampingan perlu dioptimalkan dalam asuhan keperawatan pasien kanker payudara.
Kata kunci: kanker payudara, kemoterapi, nyeri, resiliensi , kualitas hidup

Dosen Pembimbing: Setyawati, Retno | nidn0613067403
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa FIK - Skripsi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 22 Apr 2026 01:54
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46268

Actions (login required)

View Item View Item