library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH KOMBINASI PEMBERIAN AROMATHERAPY DAN GUIDED IMAGERY TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER

Detail Tugas Akhir

PENGARUH KOMBINASI PEMBERIAN AROMATHERAPY DAN GUIDED IMAGERY TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER

Rizki, Elyana Fathur (2026) PENGARUH KOMBINASI PEMBERIAN AROMATHERAPY DAN GUIDED IMAGERY TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200090_fullpdf.pdf
PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200090_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (122kB)

Abstract

Pasien PJK kerap mengalami gangguan kualitas tidur akibat nyeri dada, kecemasan, dan ketidaknyamanan fisik yang berdampak pada pemulihan jantung. Terapi non-farmakologis menjadi alternatif yang aman dan efektif. Aromatherapy diketahui memiliki efek sedatif yang menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik, sedangkan guided imagery berperan meningkatkan relaksasi melalui stimulasi imajinatif yang menurunkan stres dan kecemasan sehingga berpotensi memperbaiki kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi Aromatherapy dan Guided Imagery terhadap kualitas tidur pada pasien PJK .
Metode: Penelitan ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one gruop pretest-posttest. Sampel sebanyak 18 responden dipilih melalui accidental sampling sesuai kriteria inklusi eksklusi. Kualitas tidur diukur menggunakan instrumen Richards-Campbell Sleep Questionnaire (RCSQ). Intervensi berupa aromatherapy dan guided imagery diberikan satu kali sehari selama dua hari, khususnya sebelum waktu tidur. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami kualitas tidur buruk (66,7%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan, dengan (77,8%) responden memiliki kualitas tidur baik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p <0,05, menandakan adanya pengaruh yang bermakna antara pemberian kombinasi aromatherapy dan guided imagery terhadap peningkatan kualitas tidur.
Simpulan: Terapi Aromatherapy dan Guided Imagery berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien PJK, sehingga dapat diterapkan sebagai intervensi komplementer nonfarmakologis dalam pelayanan keperawatan.

Kata Kunci: PJK, Aromatherapy, Guided Imagery, Kualitas Tidur, Terapi Nonfarmakologis.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints