HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP REMAJA TENTANG PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI SMAN 10 SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200157_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang masih menjadi penyebab utama kematian pada wanita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV) yang dapat dicegah melalui vaksinasi. Meskipun vaksin HPV terbukti efektif dalam menurunkan risiko kanker serviks, tingkat kesadaran dan penerimaan masyarakat terhadap vaksin ini masih rendah. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang positif terhadap vaksin HPV menjadi faktor penghambat utama dalam upaya pencegahan kanker serviks.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang vaksin HPV dengan sikap pencegahan kanker serviks. Populasi penelitian adalah remaja Wanita sebanyak 150 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 113 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. analisis data menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja tentang pencegahan kanker serviks dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Responden dengan pengetahuan baik sebagian besar memiliki sikap tinggi dalam pencegahan kanker serviks.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja dalam pencegahan kanker serviks. Peningkatan pengetahuan melalui edukasi dan sosialisasi kesehatan reproduksi diharapkan dapat memperkuat kesadaran remaja terhadap pentingnya vaksinasi HPV dan deteksi dini kanker serviks.
Kata kunci: pengetahuan, sikap, perilaku, kanker seviks.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
