library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

HUBUNGAN DURASI MEROKOK ORANG TUA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA

Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN DURASI MEROKOK ORANG TUA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA

ABDILLAH, RIDHO (2026) HUBUNGAN DURASI MEROKOK ORANG TUA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200188_fullpdf.pdf
PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902200188_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (51kB)

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyerang balita dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas anak di negara berkembang. Salah satu faktor risiko penting yang berkontribusi terhadap peningkatan kejadian ISPA adalah paparan asap rokok dalam rumah tangga. Durasi merokok orang tua menjadi indikator penting yang menggambarkan tingkat paparan balita terhadap asap rokok. Data Puskesmas Bangetayu menunjukkan angka ISPA pada balita yang masih tinggi sehingga perlu dilakukan kajian lebih lanjut.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 144 orang tua yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data durasi merokok diperoleh melalui kuesioner, sedangkan kejadian ISPA pada balita diperoleh dari data MTBS Puskesmas. Analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Sebagian besar responden termasuk kategori perokok berat dengan durasi merokok lebih dari 10 tahun (76,4%). Balita yang mengalami ISPA berjumlah 123 anak (85,4%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,031 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara durasi merokok orang tua dengan kejadian ISPA pada balita. Proporsi ISPA tertinggi ditemukan pada anak dengan orang tua perokok berat (88,2%).
iv

Simpulan & Saran: Durasi merokok orang tua berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA pada balita. Semakin lama orang tua merokok, semakin tinggi risiko ISPA pada anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi dan intervensi promotif untuk mendorong terciptanya rumah bebas asap rokok serta perlindungan kesehatan balita.

Kata kunci: Durasi merokok, ISPA, balita, paparan asap rokok.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints