HUBUNGAN ANTARA FATIGUE DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KEMOTERAPI
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200197_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kemoterapi menjadi terapi utama dalam penanganan kanker, namun efek samping seperti fatigue sering menurunkan kualitas hidup pasien. Fatigue adalah perasaan lelah berlebihan yang tidak hilang dengan istirahat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Fatigue dengan kualitas hidup pasien kemoterapi.
Metode: penelitian menggunakan desain cross sectional pada 124 pasien kemoterapi rawat inap di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Instrumen yang digunakan meliputi BFI untuk fatigue dan EORTC QLQ-30 untuk kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji sommers’d.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kualitas hidup tinggi (67,75%) dan tingkat fatigue-nya ringan (86,3%). Terdapat hubungan kuat (-0,643) antara tingkat fatigue dengan (p=0,000) dengan kualitas hidup pasien kemoterapi.
Simpulan: Fatigue berhubungan signifikan dengan kualitas tidur, sehingga diperlukan intervensi yang berfokus pada manejemen fatigue dan peningkatan kualitas hidup.
Kata kunci: kanker, kemoterapi, fatigue, kualitas hidup
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
