HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA LANSIA DI DESA SURODADI KECAMATAN SAYUNG
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200205_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Masa lanjut usia merupakan fase akhir kehidupan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Pada tahap ini, pemenuhan kebutuhan spiritual menjadi sangat penting karena berperan dalam memberikan rasa tenang, makna hidup, dan kesiapan menghadapi proses penuaan. Dukungan keluarga menjadi faktor pendukung utama bagi lansia dalam menjaga dan meningkatkan pemenuhan kebutuhan spiritual.
Metode:Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 157 lansia yang diperoleh melalui teknik non probability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan DSES (Daily Spiritual Experience Scale). Analisis data menggunakan uji Somers’d dengan tingkat signifikansi 0,05.
Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berada dalam kategori baik (59,2%) dan pemenuhan kebutuhan spiritual berada dalam kategori tinggi (72%). Hasil uji Somers’d diperoleh nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi 0,373. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan lemah dan arah hubungan positif.
Simpulan :Semakin baik dukungan keluarga yang diberikan, maka semakin tinggi pula pemenuhan kebutuhan spiritual pada lansia.
Kata kunci : Lansia, Dukungan Keluarga, Kebutuhan Spiritual
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
