YANINGSIH, WA ODE SITI (2026) TANGGUNG JAWAB NOTARIS ATAS HILANGNYA SERTIFIKAT HAK MILIK ATAS TANAH NASABAH ( Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Kendari Nomor 14/ Pdt.G.S/2020/PN Kendari). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302400130_fullpdf.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302400130_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Kenotariatan_21302400130_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Kenotariatan_21302400130_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (432kB)

Abstract

Dalam praktik kenotariatan, sertifikat hak milik sering diserahkan oleh nasabah kepada notaris dalam rangka pembuatan akta autentik atau pengurusan Akta Pemberian Hak Tanggungan. Penyerahan sertifikat tersebut menimbulkan kewajiban hukum bagi notaris untuk menjaga dan mengamankan sertifikat yang berada dalam penguasaannya. Namun, dalam praktik tidak tertutup kemungkinan terjadinya permasalahan berupa hilangnya sertifikat hak milik atas tanah yang dapat menimbulkan kerugian bagi nasabah dan berujung pada sengketa hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi nasabah terhadap hilangnya sertifikat hak milik atas tanah, mengkaji sejauh mana tanggung jawab notaris atas hilangnya sertifikat tersebut, mengidentifikasi solusi hukum yang dapat dilakukan oleh notaris, serta mengkaji Akta Pemberian Hak Tanggungan dalam kaitannya dengan hilangnya sertifikat hak milik atas tanah.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis sosiologis yang didukung dengan penelitian kepustakaan. Pendekatan yuridis sosiologis digunakan untuk melihat penerapan norma hukum dalam praktik kenotariatan melalui wawancara langsung dengan notaris, sedangkan penelitian kepustakaan dilakukan dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur hukum, teori-teori hukum, serta Putusan Pengadilan Negeri Kendari Nomor 14/Pdt.G.S/2020/PN Kdi yang berkaitan dengan perlindungan hukum bagi nasabah dan tanggung jawab notaris atas hilangnya sertifikat hak milik atas tanah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perlindungan hukum bagi nasabah terhadap hilangnya sertifikat hak milik atas tanah diberikan melalui perlindungan hukum preventif dan represif. (2)Notaris bertanggung jawab atas hilangnya sertifikat hak milik apabila kehilangan tersebut terjadi akibat kelalaian dalam menjalankan tugas jabatan, dengan tanggung jawab yang meliputi aspek perdata, administratif, dan etik. (3)Solusi hukum yang dilakukan oleh notaris terhadap hilangnya sertifikat hak milik nasabah berupa bantuan dalam pengurusan sertifikat pengganti di kantor pertanahan sebagai bentuk tanggung jawab profesional dan itikad baik notaris. Selain itu, Akta Pemberian Hak Tanggungan memiliki keterkaitan yang erat dengan sertifikat hak milik sebagai objek jaminan, sehingga keamanan sertifikat dalam proses pembuatan dan pendaftaran hak tanggungan menjadi kewajiban penting notaris dalam menjamin kepastian hukum bagi para pihak.

Kata Kunci : Sertifikat Hak Milik, Tanggung Jawab Notaris,
Akta Pemberian Hak Tanggungan.

Dosen Pembimbing: Djunaedi, Djunaedi | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 15 Apr 2026 09:02
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46042

Actions (login required)

View Item View Item