PENGARUH KOMBINASI CUTAN STIMULATION (MASSAGE) DENGAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN DIABETES MELITUS (DM)
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902200214_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang sering disertai gangguan kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk dapat memperburuk kondisi fisiologis maupun psikologis pasien. Intervensi non-farmakologis seperti cutan stimulation dan aromaterapi lavender diketahui mampu meningkatkan relaksasi dan memperbaiki kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi cutan stimulation dan aromaterapi lavender terhadap kualitas tidur pasien DM.
Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 38 responden DM rawat jalan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Intervensi diberikan selama tujuh hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.
Hasil: Sebelum intervensi, sebanyak 37 responden (97,4%) memiliki kualitas tidur buruk dan 1 responden (2,6%) memiliki kualitas tidur baik. Setelah intervensi, 31 responden (81,6%) memiliki kualitas tidur baik dan 7 responden (18,4%) tetap mengalami kualitas tidur buruk. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), sehingga terdapat perbedaan bermakna antara skor PSQI sebelum dan sesudah intervensi.
Simpulan: Kombinasi cutan stimulation dan aromaterapi lavender terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pasien Diabetes Melitus.
Kata kunci: Aromaterapi lavender, Cutan stimulation, Kualitas tidur, PSQI, Diabetes Melitus
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
