library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERAN NOTARIS DALAM VALIDASI DOKUMEN KREDITUR DAN DEBITUR SEBAGAI UPAYA MITIGASI RISIKO KREDIT JAMINAN FIDUSIA DI BANK PEREKONOMIAN RAKYAT LINGGA SEJAHTERA PANGKALAN BUN KALIMANTAN TENGAH

Detail Tugas Akhir

PERAN NOTARIS DALAM VALIDASI DOKUMEN KREDITUR DAN DEBITUR SEBAGAI UPAYA MITIGASI RISIKO KREDIT JAMINAN FIDUSIA DI BANK PEREKONOMIAN RAKYAT LINGGA SEJAHTERA PANGKALAN BUN KALIMANTAN TENGAH

Setiawaty, Dewi (2026) PERAN NOTARIS DALAM VALIDASI DOKUMEN KREDITUR DAN DEBITUR SEBAGAI UPAYA MITIGASI RISIKO KREDIT JAMINAN FIDUSIA DI BANK PEREKONOMIAN RAKYAT LINGGA SEJAHTERA PANGKALAN BUN KALIMANTAN TENGAH. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302400029_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302400029_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (549kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Notaris dalam melakukan validasi dokumen kreditur dan debitur sebagai upaya mitigasi risiko kredit dengan jaminan fidusia pada Bank Perekonomian Rakyat Lingga Sejahtera. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara pengaturan normatif jaminan fidusia dan praktik validasi dokumen dalam mitigasi risiko kredit perbankan, khususnya terkait ketidakakuratan dan ketidaklengkapan dokumen kredit dalam pelaksanaan perjanjian kredit dengan jaminan fidusia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan serta wawancara dengan pihak bank, Notaris, dan pejabat terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Notaris memiliki peran strategis dalam memastikan keabsahan subjek dan objek perjanjian kredit, kesesuaian dokumen dengan ketentuan hukum, serta kepastian pendaftaran jaminan fidusia secara elektronik. Validasi dokumen oleh Notaris terbukti mampu meminimalisasi potensi sengketa dan mengurangi risiko kredit bermasalah, khususnya dalam proses eksekusi jaminan fidusia. Praktik pelaksanaan validasi dokumen masih menghadapi kendala berupa keterbatasan data pendukung dari debitur, ketidaksinkronan sistem elektronik, serta perbedaan penafsiran hukum pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019. Peningkatan koordinasi antara bank dan Notaris serta penguatan regulasi diperlukan untuk mendukung optimalisasi peran Notaris dalam mitigasi risiko kredit.
Kata kunci: Notaris, Validasi Dokumen, Jaminan Fidusia, Risiko Kredit, Bank Perekonomian Rakyat.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints