Dhaifurrohman, Ipung Muhamad (2026) HUBUNGAN BURNOUT PERAWAT YANG BERTUGAS DI RAWAT JALAN DENGAN KUALITAS PELAYANAN PASIEN. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902400413_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902400413_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Keperawatan_30902400413_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Keperawatan_30902400413_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (543kB)

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Burnout merupakan kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang sering dialami perawat akibat tuntutan kerja yang tinggi, khususnya di unit rawat jalan dengan volume pasien besar dan intensitas pelayanan cepat. Kondisi ini dapat memengaruhi kinerja, sikap, serta interaksi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan, sehingga berpotensi menurunkan kualitas pelayanan yang dirasakan pasien. Kualitas pelayanan keperawatan merupakan indikator penting mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara burnout perawat yang bertugas di rawat jalan dengan kualitas pelayanan pasien.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari perawat dan pasien rawat jalan. Sampel melibatkan dua puluh perawat dan seratus pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner burnout perawat yang mengukur kelelahan emosional, depersonalisasi, dan pencapaian pribadi, serta kuesioner kualitas pelayanan pasien berdasarkan dimensi reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangible. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Gamma.
Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat burnout perawat rawat jalan umumnya berada pada kategori sedang, sementara persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan sebagian besar berada pada kategori tinggi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat burnout perawat dengan kualitas pelayanan pasien di rawat jalan.
Kesimpulan: Burnout perawat berhubungan dengan kualitas pelayanan pasien. Semakin rendah tingkat burnout perawat, semakin baik kualitas pelayanan yang dirasakan pasien. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu melakukan upaya pencegahan dan pengelolaan burnout melalui pengaturan beban kerja, dukungan organisasi, dan program kesejahteraan perawat guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan dan terintegrasi.
Kata Kunci : Burnout Perawat, Kualitas Pelayanan, Rawat Jalan, Pasien

Dosen Pembimbing: Wahyuningsih, Indah Sri | nidn0615098802
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa FIK - Skripsi Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 14 Apr 2026 02:40
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45851

Actions (login required)

View Item View Item