Solichah, Alviana Putri (2026) ANALISIS YURIDIS SANKSI PIDANA DENDA SEBAGAI UPAYA PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA NARKOTIKA GOLONGAN I (STUDI PUTUSAN NOMOR 335/PID.SUS/2024/PN MGL). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400025_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400025_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian bertujuan mengetahui pelaksanaan sanksi pidana denda sebagai upaya penegakan hukum tindak pidana Narkotika Golongan I dalam Putusan Nomor 335/Pid.Sus/2024/PN Mgl, penerapan sanksi pidana denda sebagai upaya penegakan hukum tindak pidana Narkotika Golongan I sudah sesuai keadilan hukum dalam Putusan Nomor 335/Pid.Sus/2024/PN Mgl, seharusnya sanksi pidana sebagai upaya penegakan hukum diterapkan dalam KUHP, KUHAP baru dan Undang-undang Penyesuaiannya dalam Putusan Nomor 335/Pid.Sus/2024/PN Mgl.
Metode pendekatan yuridis sosiologis, merupakan suatu cara pendekatan mengkaji menemukan kenyataan hukum yang dialami dilapangan atau suatu pendekatan yang berpangkal pada permasalahan mengenai hal yang bersifat yuridis serta kenyataan yang ada.
Hasil penelitian dan pembahasan bahwa (1) Penjatuhan pidana denda dalam Putusan Nomor 335/Pid.Sus/2024/PN Mgl telah sesuai secara normatif dengan Undang-Undang Narkotika, namun efektivitasnya belum optimal karena pidana pengganti yang ringan melemahkan daya paksa dan efek jera. Oleh sebab itu, diperlukan penguatan mekanisme pelaksanaan dan eksekusi pidana denda agar fungsi preventif, represif, dan perlindungan masyarakat dapat tercapai secara efektif. (2) Penerapan pidana denda dan pengganti dalam Putusan Nomor 335/Pid.Sus/2024/PN Mgl masih formalistik, kurang mempertimbangkan kemampuan ekonomi terpidana, dan fungsi preventif serta rehabilitatif belum optimal. Diperlukan penguatan pelaksanaan dan penerapan pedoman pemidanaan yang konsisten untuk mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan. (3) Penerapan pidana denda dan pengganti dalam Putusan Nomor 335/Pid.Sus/2024/PN Mgl belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman pemidanaan dalam KUHP dan KUHAP, masih bersifat formalistik, serta kurang mempertimbangkan kemampuan ekonomi terpidana. Fungsi preventif dan rehabilitatif belum optimal, sehingga diperlukan penguatan pelaksanaan dan penerapan pedoman pemidanaan yang konsisten.
Kata Kunci : Sanksi Pidana, Denda, Narotika Golongan I
| Dosen Pembimbing: | Laksana, Andri Winjaya | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 02:53 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45827 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
