Zuwono, Arry (2026) EFEKTIVITAS RESTORATIVE JUSTICE DALAM PENYELESAIAN PERKARA LAKALANTAS OLEH PENYIDIK DI POLRES PANDEGLANG. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300306_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
|
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300306_fullpdf.pdf |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan dan efektivitas penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia oleh penyidik di Polres Pandeglang, serta merumuskan formulasi ke depan guna memperkuat implementasinya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya angka kecelakaan lalu lintas fatal dan kebutuhan akan model penyelesaian perkara yang tidak hanya berorientasi pada pembalasan (retributif), tetapi juga pada pemulihan (restoratif), khususnya dalam tindak pidana karena kelalaian (culpa). Pendekatan Restorative Justice memperoleh dasar normatif melalui Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif, yang memberikan kewenangan kepada penyidik untuk menghentikan penyidikan apabila terpenuhi syarat materil dan formil serta tercapai kesepakatan damai antara pelaku dan keluarga korban. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Restorative Justice dalam perkara lalu lintas yang mengakibatkan meninggal dunia di Polres Pandeglang dilakukan secara selektif, kasuistik, dan dengan prinsip kehati-hatian. Penerapan tersebut mempertimbangkan unsur kelalaian pelaku, kesediaan keluarga korban untuk berdamai secara sukarela, serta dampak sosial yang ditimbulkan. Secara normatif, penerapan telah sesuai dengan ketentuan Perpol 8/2021, namun secara praktis masih menghadapi tantangan berupa persepsi masyarakat yang cenderung retributif dan keterbatasan kapasitas mediasi sebagian aparat. Dari aspek efektivitas, penerapan Restorative Justice dinilai cukup efektif apabila ditinjau dari teori efektivitas hukum, karena mampu mempercepat penyelesaian perkara, memberikan ruang partisipasi aktif bagi keluarga korban, menghadirkan pemulihan berupa kompensasi materiil dan pengakuan tanggung jawab pelaku, serta mendukung reintegrasi sosial pelaku. Namun, efektivitas tersebut bersifat kondisional dan sangat bergantung pada profesionalitas penyidik, terpenuhinya syarat normatif, serta penerimaan masyarakat terhadap pendekatan restoratif. Formulasi ke depan diperlukan penguatan regulasi yang lebih komprehensif, standarisasi prosedur mediasi, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta edukasi publik untuk membangun pemahaman yang lebih luas mengenai prinsip keadilan restoratif. Dengan demikian, Restorative Justice dapat menjadi alternatif penyelesaian perkara lalu lintas fatal yang tidak hanya efektif secara prosedural, tetapi juga adil secara substantif dan selaras dengan nilai-nilai sosial masyarakat Indonesia.
Kata Kunci: Restorative Justice, Efektivitas Hukum, Kecelakaan Lalu Lintas, Penyidikan, Polres Pandeglang.
| Dosen Pembimbing: | Arpangi, Arpangi | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
| Date Deposited: | 14 Apr 2026 04:03 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45816 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
