MUSLIMIN, MUSLIMIN (2026) EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KELALAIAN PENGEMUDI YANG MENYEBABKAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI KEPOLISIAN RESOR KOTA PATI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Ilmu Hukum_30302300690_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
Ilmu Hukum_30302300690_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (184kB)
Abstract
Kecelakaan lalu lintas merupakan dampak buruk yang ditimbulkan oleh mobilitas transportasi yang terus meningkat, sebuah fenomena yang diperburuk oleh kurangnya infrastruktur yang memadai dan mengutamakan keselamatan. Kurangnya kesadaran dan pemahaman terhadap peraturan dan protokol lalu lintas juga berperan penting dalam terjadinya kecelakaan di jalan raya. Kelalaian yang ditunjukkan oleh pengguna kendaraan yang sembarangan menyeberang jalan atau melanggar rambu lalu lintas semakin memperparah masalah, sehingga banyak korban yang menjadi korban dari tindakan kecerobohan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan memahami efektivitas penegakan hukum terhadap kelalaian pengemudi yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas di Kepolisian Resor Kota Pati. Untuk mengetahui dan memahami faktor-faktor yang menghambat efektivitas penegakan hukum dalam kasus kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian, di Kepolisian Resor Kota Pati dan solusinya.
Metode penelitian dengan pendekatan yuridis empiris, spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Sumber Data menggunakan data primer dan data sekunder. Metode Pengumpulan Data menggunakan wawancara dan studi kepustakaan. Analisis Data menggunakan analisis Kualitatif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Efektivitas penegakan hukum terhadap kelalaian pengemudi yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas di Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati menunjukkan kombinasi antara tindakan represif (penindakan) dan preventif (edukasi/penyelesaian kekeluargaan). Satlantas Polresta Pati aktif melakukan penindakan pelanggaran kasat mata dan penanganan TKP laka lantas untuk menjaga ketertiban, terutama di titik-titik rawan. Faktor penghambatnya adalah Faktor Budaya Hukum Masyarakat (Kesadaran Hukum Rendah) meliputi Penyelesaian Kekeluargaan, Minimnya Pemahaman Hukum, Kurang Kooperatif. Faktor Teknis Penyidikan (Barang Bukti & Saksi) meliputi Kurangnya Alat Bukti dan Kondisi TKP. Faktor Sumber Daya Manusia (Aparat Penegak Hukum) meliputi Keterbatasan Jumlah Penyidik dan Profesionalisme. Faktor Sarana dan Prasarana meliputi Kebutuhan akan peralatan olah TKP modern yang lebih canggih untuk akurasi data laka. Faktor Infrastruktur/Lingkungan meliputi Jalan Rusak/Minim Penerangan. Solusi untuk Meningkatkan Efektivitas Penegakan Hukum adalah Optimalisasi Restorative Justice yang Terukur, Peningkatan Kompetensi Penyidik (Satlantas Polresta Pati), Penguatan Edukasi Hukum dan Sosialisasi (Preventif), Penegakan Hukum Berbasis Data (E-TLE), Koordinasi dengan Instansi Terkait (Infrastruktur) dan Pendekatan Humanis (BANGKOLIS)
Kata Kunci : Efektivitas, Penegakan Hukum, Kelalaian Pengemudi, Kecelakaan Lalu Lintas
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 03:54 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45785 |
