Wijiarto, Ari (2026) UPAYA KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PEREDARAN MINUMAN KERAS DI KEPOLISIAN RESOR KUDUS. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Ilmu Hukum_30302300496_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Ilmu Hukum_30302300496_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Salah satu permasalahan yang sangat memprihatinkan dan harus mendapat perhatian serius pemerintah adalah maraknya peredaran dan konsumsi minuman beralkohol oleh masyarakat luas. Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dapat sangat mempengaruhi sikap dan perilaku pelakunya sehingga berujung pada tindakan kriminal seperti kebut-kebutan di jalan raya sehingga mengganggu lalu lintas, menimbulkan kerusuhan dan kekacauan, serta mengganggu ketentraman masyarakat lainnya. Hal ini disebabkan oleh hilangnya kendali diri akibat konsumsi alkohol berlebihan.
Penelitian menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi deskriptif-analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi di Polres Kudus, sedangkan data sekunder bersumber dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan putusan pengadilan terkait. Analisis data dilakukan secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upaya yang dilakukan Polres Kudus untuk menanggulangi tindak pidana peredaran minuman keras terdapat dua metode yaitu menggunakan upaya preventif dan upaya represif. Upaya preventif dengan cara memberi penyuluhan atau sosialisasi tentang bahayanya miras, mengadakan progam BINLUH (Bimbingan dan Penyuluhan) dikalangan pelajar, melakukan oprasi PEKAT (Penyakit Masyarakat), melakukan oprasi KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan), melakukan oprasi gabungan dengan instansi lain, dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif menghentikan peredaran miras. Upaya represif dengan cara melalui penindakan, artinya baik peminum maupun penjual ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Serta Terdapat pula kendala yang dialami Polres Kudus dalam menanggulangi tindak pidana peredaran minuman keras yaitu karena keterbatasan sumber daya Kepolisian di Kabupaten Kudus, peredaran miras yang dilakukan secara tersembunyi, adanya dukungan masyrakat terhadap peredaran miras, peraturan dan hukum yang lemah, perbedaan regulasi antar daerah. Solusi dari kendala tersebut berupa meningkatkan penegakan hukum, penguatan kapabilitas intelejen kepolisian, melakukan oprasi gabungan dan penambahan anggota.
Kata Kunci: Kepolisian, Minuman Keras, Penanggulangan,
| Dosen Pembimbing: | Ngazis, Muhammad | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 08:54 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
