Siregar, Liyah Anisah Shafitri (2026) ANALISIS YURIDIS PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERDAGANGAN SATWA YANG DILINDUNGI DI INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200147_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200147_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (5MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200147_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200147_fullpdf.pdf

| Download (1MB)

Abstract

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megadiversitas dengan kekayaan sumber daya alam yang luar biasa, namun menghadapi ancaman serius berupa semakin banyaknya satwa dilindungi yang terancam punah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan hukum pidana positif tentang tindak pidana perdagangan satwa yang dilindungi serta untuk mengetahui pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perdagangan satwa yang dilindungi.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian menggunakan deskriptif analitis. Sumber data penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data dengan cara melakukan studi pustaka dengan cara mengumpulkan data dari berbagai peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, serta penelusuran di internet, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hukum pidana terhadap tindak pidana perdagangan satwa dilindungi telah diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 yang memberikan dasar hukum lebih tegas, termasuk peningkatan ancaman pidana dan perluasan pertanggungjawaban pidana. Namun, efektivitasnya masih bergantung pada konsistensi penegakan hukum dan kesadaran masyarakat. Dalam praktik pemidanaan, terdapat perbedaan tingkat keseriusan sanksi berdasarkan peran pelaku dan dampak ekologis yang ditimbulkan, mulai dari pelaku skala kecil hingga pelaku perburuan spesies kritis seperti Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon. Meskipun penerapan pidana telah sesuai dengan unsur delik dan asas legalitas, masih ditemukan persoalan proporsionalitas dan potensi disparitas putusan, sehingga ke depan diperlukan pertimbangan pemidanaan yang lebih konsisten, proporsional, dan berorientasi pada perlindungan ekosistem secara berkelanjutan.
Kata Kunci : Tindak Pidana; Perdagangan; Satwa Dilindungi.

Dosen Pembimbing: Maerani, Ira Alia | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 08 Apr 2026 03:53
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45495

Actions (login required)

View Item View Item