SATRIO, BAYU CANDY (2026) TINJAUAN PIDANA DENDA DALAM MENEKAN ANGKA PELANGGARAN LALU LINTAS STUDI KASUS POLRES SALATIGA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Ilmu Hukum_30302200071_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Ilmu Hukum_30302200071_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Salatiga yang berisiko meningkatkan fatalitas kecelakaan di jalan raya. Berdasarkan data statistik, tercatat adanya ribuan kasus pelanggaran yang didominasi oleh tindakan melawan arus, meskipun instrumen hukum berupa UU No. 22 Tahun 2009 telah menetapkan sanksi denda dan kurungan. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa penegakan hukum sering kali terhambat oleh praktik penyelesaian non-formal dan pengabaian norma keselamatan oleh pengguna jalan. Oleh sebab itu, studi ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana efektivitas pengenaan pidana denda dalam mereduksi jumlah pelanggaran di Salatiga, serta memetakan hambatan yang muncul sekaligus merumuskan solusi strategis guna mengoptimalkan pencegahan pelanggaran di masa mendatang.
Riset ini dikerjakan dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris, yang memposisikan hukum sebagai institusi sosial yang berinteraksi langsung dengan realitas masyarakat melalui pencarian fakta di lapangan (fact-finding). Spesifikasi yang diterapkan adalah deskriptif analitis, di mana data primer yang diperoleh dari wawancara dan observasi di Polres Salatiga dikorelasikan dengan teori hukum serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, digunakan data sekunder yang mencakup bahan hukum primer seperti Konstitusi, KUHP, dan UU LLAJ. Seluruh informasi yang terkumpul kemudian diproses melalui teknik analisis kualitatif untuk menghasilkan simpulan yang terstruktur dan mendalam.
Temuan penelitian mengindikasikan bahwa tingkat efektivitas pidana denda di Polres Salatiga masih bersifat relatif karena belum sepenuhnya mengubah perilaku kolektif masyarakat secara permanen. Walaupun terdapat tren penurunan pada jenis pelanggaran seperti penggunaan helm dan kepemilikan dokumen (SIM) berkat integrasi sistem ETLE serta tilang manual, kepatuhan pengendara cenderung masih bersifat oportunistik atau hanya tertib ketika berada di bawah pengawasan petugas. Beberapa kendala krusial yang diidentifikasi meliputi minimnya kesadaran hukum personal, ketidakseimbangan antara volume kendaraan dengan jumlah personel lapangan, hingga masalah infrastruktur jalan yang tidak memadai. Sebagai langkah perbaikan, Polres Salatiga menempuh solusi melalui edukasi preventif ke institusi pendidikan, penguatan pengawasan berbasis teknologi, serta kolaborasi lintas sektoral untuk pembenahan fasilitas publik. Kesimpulannya, pidana denda memerlukan sinergi dengan pendekatan edukatif dan sanksi sosial yang lebih tegas agar dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
Kata Kunci: Efektivitas , Pidana Denda , Pelanggaran Lalu Lintas , Polres Salatiga
| Dosen Pembimbing: | Fitri, Amalia | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 03:46 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45473 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
