Zulfikar, Faza Maulasyifa (2026) TANTANGAN PENERAPAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA DAN KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM ACARA PIDANA BARU DALAM PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900134_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900134_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30301900134_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30301900134_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (124kB)

Abstract

Perkembangan Hukum di Indonesia saat ini cukup signifikan dengan adanay pemberlakuan KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dan KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana) yang baru melalui pengesahan Undang-Undang nomor 1 tahun 2023 dan pengesahan Undang-Undang nomor 20 tahun 2025 yang dimana aturan ini resmi berlaku mulai pada tanggal 2 Januari 2026. Pemberlakuan ini menjadi sebuah simbolik sepak terjang hukum yang ada di Indonesia dari sejarah berdirinya bangsa ini yang pada saat itu masih menggunakan hukum pidana kolonial belanda ke arah hukum pidana nasional ciptaan para begawan hukum Indonesia yang lebih modern nan progresif, serta restoratif yang dikedepankan.
Skripsi ini mencoba melihat secara objektif terkait kemunculan hukum baru yang mengakibatkan bagaimana tantangan penegakannya dilapangan, karena pada dasarnya pemberlakuan dan penerapan hukum baru apalagi KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dan KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana) yang mengkibatkan akan ada sedikit norma baru yang dimana ini menjadi harapan bagi masyarakat umum terkhusus para aktor profesi hukum seperti jaksa, polisi, pengacara hingga hakim. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia berhasil membuat norma hukum sendiri terlepas dari nilai-nilai kolonial masa lalu sebagai ujung tombak hukum pidana akan tetapi perlu diingat bahwa selama lebih dari 80 tahun bangsa ini menggunakan produk hukum yang lama, maka adanya pembaharuan hukum perlu menjadi pekerjaan rumah yang cukup besar agar produk hukum baru ini ketika ditegakkan dengan penuh keadilan agar sesuai dengan apa yang diharapkan pertama kali ketika KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dan KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana) ingin dibuat sebagai modernisasi dan nasionalisasi hukum itu sendiri. Oleh karena itu, melalui sudut pandang progresifitas hukum terhadap KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) dan KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana) akan membuat kita menjadikan nalar semakin kritis dan menjadi acuan yang baik untuk keberlangsungan hukum.
Kata Kunci: Tantangan, Penegakan, KUHP dan KUHAP baru

Dosen Pembimbing: Ngazis, Muhammad | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 07 Apr 2026 06:26
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/45393

Actions (login required)

View Item View Item