HUBUNGAN PREEKLAMSIA DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PRETERM DAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSI PKU MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN TAHUN 2025
Berkas Tugas Akhir
Kebidanan_32102400157_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan Preeklamsia dengan persalinan preterm dan adakah hubungan Preeklamsia dengan berat badan lahir rendah (BBLR) di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif retrospektif yang sering disebut dengan expost facto. Dimana pengambilan sampel, menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 428. Dan data yang digunakan adalah data sekunder, yang diperoleh dari rekam medis elektronik pasien. Setelah mengumpulkan data, kemudian data tersebut diproses dan diolah menggunakan SPSS untuk melihat keterkaitannya. Digunakan uji hipotesis fisher’s exact dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05). Berdasarkan penelitian ini diperoleh nilai p-����� 0.003 < α = 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara preeklamsia dengan persalinan preterm. Dan uji hipotesis variabel kedua menggunakan fisher’s exact dengan tingkat kemaknaan (α = 0,05) dan diperoleh nilai p- ����� 0.005 < α = 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara preeklamsia dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara preeklamsia dengan persalinan preterm dan berat badan lahir rendah (BBLR) di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan Tahun 2025.Tenaga kesehatan diharapkan mampu melakukan peningkatan pemantauan kehamilan pada ibu dengan faktor risiko seperti preeklamsia.
Kata Kunci: Preeklamsia, Persalinan Preterm, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
