library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI REMAJA DI LINGKUNGAN PUTU KANDANG DAN IMPLEMENTASINYA PADA AKUN INSTAGRAM PUTU KANDANG

Detail Tugas Akhir

CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI REMAJA DI LINGKUNGAN PUTU KANDANG DAN IMPLEMENTASINYA PADA AKUN INSTAGRAM PUTU KANDANG

Setiawan, Rifki Hendri (2026) CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI REMAJA DI LINGKUNGAN PUTU KANDANG DAN IMPLEMENTASINYA PADA AKUN INSTAGRAM PUTU KANDANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia_34102200052_fullpdf.pdf
PDF
Text
Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia_34102200052_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (117kB)

Abstract

Kata kunci: campur kode, komunikasi remaja, sosiolinguistik, media sosial.
Penelitian ini berangkat dari fenomena intensifnya penggunaan campur kode dalam komunikasi remaja pada masyarakat bilingual, khususnya di lingkungan Putu Kandang, Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, baik dalam interaksi tatap muka maupun melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk-bentuk campur kode, mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya campur kode, serta menganalisis implementasi temuan penelitian pada akun Instagram Putu Kandang sebagai upaya menumbuhkan kesadaran berbahasa di kalangan remaja. Penelitian ini didasarkan pada kajian sosiolinguistik dengan bertumpu pada teori variasi bahasa dan campur kode. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap tuturan lisan, wawancara dengan informan remaja, serta dokumentasi unggahan dan interaksi pada akun Instagram Putu Kandang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk campur kode yang paling dominan meliputi campur kode ke dalam, campur kode ke luar, dan campur kode campuran. Faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya campur kode mencakup faktor situasional, sosial, topik pembicaraan, serta pengaruh media sosial. Implementasi hasil penelitian pada akun Instagram Putu Kandang menunjukkan bahwa penggunaan campur kode berfungsi sebagai sarana ekspresi identitas, pembentuk keakraban, dan peningkatan efektivitas komunikasi. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa campur kode merupakan fenomena kebahasaan yang wajar dan berpotensi dimanfaatkan secara positif dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang kontekstual.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints