Maryanto, Maryanto and Chalim, Munsharif Abdul (2021) UPAYA PEMERINTAH DALAM MEMBANTU PELAKU USAHA UMKM YANG TERDAMPAK PANDEMI COVID-19. [Experiment]

[thumbnail of 2021_1642591962.pdf] Text
2021_1642591962.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (1MB)

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, memberikan dampak kurang baik bagi
kehidupan manusia. Pandemi covid-19 membatasi aktivitas manusia. Hampir seluruh aspek
kehidupan manusia terdampak seperti kesehatan, budaya, politik, sosial, pendidikan dan
ekonomi. Tujuan penelitiannya adalah Untuk menganalis upaya pemerintah dalam
membantu pelaku usaha UMKM yang terdampak pandemi covid-19 dan untuk menganalisis
hambatan-hambatan dan solusi dari pemerintah dalam membantu pelaku usaha UMKM yang
terdampak pandemi covid-19. Metode Penelitannya adalah yuridis empiris, didukung dengan
bahan pustaka dan wawancara. Upaya pemerintah dalam membantu pelaku usaha UMKM
yang terdampak pandemi covid-19 yaitu adanya program Pemulihan Ekonomi Nasional
(PEN), juga merupakan respon pemerintah atas penurunan aktivitas masyarakat yang
terdampak, khususnya sektor informal atau UMKM, berdasarkan PP Nomor 43 tahun 2020.
Upaya pemerintah untuk memajukan UMKM di era pandemi covid-19, diantaranya program
PEN untuk UMKM, yaitu: Subsidi bunga/margin, Belanja Imbal Jasa Penjaminan (IJP),
Penempatan Dana Pemerintah di perbankan, Penjaminan loss limit kredit UMKM, Pajak
penghasilan final UMKM ditanggung pemerintah, Pembiayaan investasi kepada koperasi
melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) koperasi UMKM dan Program Bantuan
Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang
disalurkan melalui lembaga keuangan dengan pola penjaminan. . Hambatan-hambatan dan
solusi dari pemerintah dalam membantu pelaku usaha UMKM yang terdampak pandemi
covid-19 yaitu hambatan seperti minimnya pengetahuan pasar luar negeri, konsistensi
kualitas dan kapasitas produk, sertifikasi, hingga hambatan logisti. hambatannya
menyebabkan banyak UMKM kesulitan melunasi pinjaman serta membayar tagihan listrik,
gas, dan gaji karyawan. Beberapa diantaranya melakukan PHK, sulitnya memperoleh bahan
baku, permodalan, pelanggan menurun, distribusi dan produksi terhambat,penurunan jumlah
UMKM dan kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia, pola konsumsi barang dan jasa
masyarakat dimasa pandemi dari offline ke online, permasalahan tenaga kerja, hambatan
distribusi produk dan kesulitan bahan baku produksi. Salah satu solusi penting pemulihan
UMKM adalah insentif bagi UMKM melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Kata Kunci : Upaya pemerintah, pelaku UMKM, Pandemi Covid-19.

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Experiment
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Dosen FH - Laporan Penelitian
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 03 Feb 2026 07:12
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44929

Actions (login required)

View Item View Item