TUASIKAL, BUCHARI TASLIM (2025) FORMULASI REGULASI TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL VERBAL CATCALLING BERBASIS NILAI KEADILAN. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400577_fullpdf.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400577_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400577_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400577_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (103kB)

Abstract

Sebagai tindakan yang bertentangan dengan kesusilaan, catcalling kerap luput dari perhatian karena sering terjadi secara spontan. Banyak masyarakat di Indonesia yang tidak menyadari bahwa mereka dapat menjadi korban maupun pelaku catcalling akibat kurangnya pemahaman terkait fenomena ini. Unsur penting untuk menentukan apakah suatu tindakan tergolong pelecehan adalah adanya persetujuan atau tidak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis mengenai pengaturan tindak pidana pelecehan seksual verbal catcalling berdasarkan hukum positif di Indonesia belum berbasis keadilan; untuk mengkaji dan menganalisis Formulasi Ideal regulasi Tindak Pidana Pelecehan Seksual Verbal Catcalling Berbasis Nilai Keadilan dalam pembaharuan hukum pidana yang akan datang.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian hukum ini adalah yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif adalah penelitian yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah-kaidah atau norma-norma dalam hukum positif.
Catcalling merupakan bentuk pelecehan seksual verbal yang merendahkan martabat dan rasa aman, tetapi hingga kini belum diatur secara tegas dalam hukum Indonesia sehingga penanganannya masih lemah dan tidak konsisten. Berbagai pasal dalam KUHP, UU Pornografi, dan UU TPKS belum mampu secara spesifik menjangkau karakter catcalling yang non-fisik namun sarat muatan seksual. Hambatan utama muncul pada pembuktian, ketiadaan contoh rinci, serta beban pembuktian yang berat bagi korban. Negara lain seperti Prancis, Belgia, dan Filipina telah mengatur catcalling secara eksplisit dengan definisi jelas, sanksi bertingkat, dan mekanisme penindakan cepat. Indonesia dapat mengadopsi model serupa dengan pengaturan detail, sanksi proporsional, pelaporan mudah, dan pendampingan korban guna mewujudkan perlindungan yang lebih adil dan efektif.
Kata Kunci: Catcalling; Pelecehan Seksual; Keadilan

Dosen Pembimbing: Hafidz, Jawade | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 22 Jan 2026 02:32
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44892

Actions (login required)

View Item View Item