KARIWANGAN, INDRI ANASTASYA (2025) ANALISIS EFEKTIFITAS PENEGAKAN HUKUM MELALUI TILANG ELEKTRONIK (ETLE) DAN TILANG MANUAL TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM BERLALU LINTAS (STUDI DI WILAYAH HUKUM POLRES SEMARANG). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400469_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400469_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan dalam sistem penegakan hukum lalu lintas dari tilang manual menuju tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE). Implementasi ETLE di wilayah hukum Polres Semarang menjadi langkah modernisasi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi penegakan hukum, serta mendorong kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Penelitian ini menelaah pengaruh penegakan hukum melalui ETLE dan tilang manual terhadap tingkat kepatuhan masyarakat, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris (socio-legal research) dengan pendekatan kuantitatif yang dipadukan dengan data kualitatif (mixed methods). Data primer diperoleh dari wawancara dengan petugas Polres Semarang dan masyarakat pengguna jalan, serta observasi lapangan pada titik ETLE dan tilang manual. Data sekunder berasal dari peraturan perundang-undangan, dokumen kebijakan, dan literatur akademik. Analisis dilakukan melalui pendekatan komparatif untuk melihat efektivitas kedua sistem penegakan hukum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ETLE di Polres Semarang berdampak signifikan dalam menurunkan angka pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. ETLE berperan efektif dalam mengurangi potensi pungutan liar dan meningkatkan transparansi penegakan hukum, meskipun keterbatasan infrastruktur dan sosialisasi masih menjadi tantangan. Tilang manual tetap memiliki nilai edukatif karena memungkinkan interaksi langsung dengan pelanggar, namun lebih rawan praktik penyimpangan. Faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kedua sistem antara lain tingkat kesadaran hukum, sosialisasi kebijakan, konsistensi penegakan hukum, serta kondisi sosial dan budaya masyarakat. Secara keseluruhan, kombinasi ETLE dan tilang manual yang dioptimalkan dapat menciptakan sistem penegakan hukum lalu lintas yang lebih adil, efektif, dan berkelanjutan dalam mewujudkan ketertiban serta keselamatan di jalan raya.
Kata kunci: Penegakan Hukum, ETLE, Tilang Manual, Kepatuhan Hukum, Polres Semarang.
| Dosen Pembimbing: | Arpangi, Arpangi | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 02:10 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44807 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
