KURNIAWAN, EGI (2025) IMPLEMENTASI RESTORATIVE JUSTICE PADA PENYELESAIAN KASUS UJARAN KEBENCIAN MELALUI MEDIA SOSIAL BERBASIS KEMANFAATAN HUKUM. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400431_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400431_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Tindak pidana ujaran kebencian merupakan tindak pidana yang pertumbuhannya di dunia maya tidak mudah untuk dibendung, hal ini dikarenakan prilaku negatif pengguna media sosial tanpa batas yang tidak dapat dibendung. Tujuan penelitian tesis ini adalah mengetahui, memahami dan menganalisa terkait implementasi penerapan restorative justice terhadap penyelesaian ujaran kebencian di media sosial berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan mengetahui, memahami dan menganalisa berkaitan dengan kendala-kendala yang dihadapi oleh Institusi Kepolisian dalam menyelesaikan perkara tindak pidana ujaran kebencian di media sosial.
Metode pendekatan yang digunakan penelitian ini menggunakan adalah pendekatan normatif terhadap dasar-dasar aturan hukum pidana dan aturan perundang-undangan terkait dengan membandingkan penegakan hukum pidana menurut hukum pidana positif yang disingkronisasikan dengan penegakan hukum pidana yang berorientasi restorative justice, selain itu penelitian ini juga menggunakan pendekatan empiris terhadap kenyataan tentang penegakan hukum pidana positif yang akan disingkronisasikan dengan penegakan hukum pidana dengan restorative justice.pada penegakan kasus kasus Hate Speech ini dengan menggunakan fakta-fakta empiris yang diambil dari perilaku obyek penelitian.
Berdasarkan penelitian tesis ini dapat diketahui bahwa implementasi sistem restorative justice dalam kasus ujaran kebencian di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota Cirebon belum terlaksana dengan efektiv, hal ini ditunjukan dengan fakta bahwa belum adanya penyelesaian kaus ujaran kebencian melalui jalur non-penal. Faktor yang mempengaruhi implementasi sistem restorative justice dalam kasus ujaran kebencian di wilayah hukum Kepolisian Resor Kota Cirebon ialah korban yang tidak menginginkan jalur restorative justice, seringnya pelaku tidak komitmen dari hasil kesepakatan penyelesaian perkara ujaran kebencian melalui restorative justice, dan penegak hukum yang tidak dapat memaksakan pelaksanaan penyelesaian hukum secara restorative justice.
Kata Kunci: (Elektronok, Informasi, Restorative Justice, Ujaran Kebencian)
| Dosen Pembimbing: | Laksana, Andri Winjaya | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 02:20 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44775 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
