SAEPUDIN, ADE (2025) ANALISIS HUKUM TERKAIT PERLINDUNGAN ANAK PELAKU KEKERASAN SEKSUAL AKIBAT PENGARUH PORNOGRAFI DI INTERNET DI KOTA CIREBON. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400372_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400372_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (91kB)
[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400372_fullpdf.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400372_fullpdf.pdf

| Download (1MB)

Abstract

Anak sebagai korban kekerasan seksual sejatinya merupakan pihak yang telah kehilangan hak untuk hidup aman dan mengalami kerugian secara psikis. Keadaan ini secara tidak langsung telah merenggut masa depan anak. Restitusi merupakan alternatif dalam sistem peradilan anak bagi korban untuk mendapatkan pemulihan, namun demikian kedudukan pengaturan restitusi yang belum diatur dari segi besarannya serta mekanisme pemberiannya yang terbilah rumit serta keberadaan pidana pengganti kurungan badan terhadap pelaku yang tidak dapat membayar restitusi, membuat restitusi kepada anak korban kekerasan seksual di Cirebon belum mendapatkan hak pemulihan melalui restitusi. Penelitian tesis ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan hukum terkait perlindungan anak pelaku kekerasan seksual akibat pengaruh pornografi di internet di kota Cirebon.. Untuk mengetahui dan menganalisis kendala dan solusi dalam persoalan pelaksanaan perlindungan hukum bagi anak pelaku kekerasan seksual akibat pengaruh pornografi di internet di kota Cirebon.
Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah non doktrinal. Dalam penelitian hukum non doktrinal ini hukum dikonsepsikan secara sosiologis sebagai suatu gejala empiris yang dapat diamati di dalam kehidupan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa kendala yang mempengaruhi perlindungan anak pelaku kekerasan seksual akibat pornografi ialah kendala peraturan hukum yang masih belum secara tegas dan jelas memuat terkait pelaksanaan restitusi, hal ini secara kultur juga menghambat sistem pelaksanaan restitusi bagi anak korban kekerasan seksual. Solusi yang dapat dilakukan ialah Upaya Dalam Pelaksanaan Pemberian Konseling, Meningkatkan Sarana Dan Pra-Sarana Dalam Upaya Pencegahan Dan Pemberantasan Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Perlu Adanya Rumah Perlindungan Bagi Anak Korban Kekerasan Seksual Selama Proses Hukum, Memberikan Pengertian Kepada Korban Terkait Dengan Hak-Haknya, dan Perlu diatur perihal besaran restitusi bagi anak korban kekerasan seksual.
Kata Kunci: (Anak, Kekerasan, Pornografi, Seksual)

Dosen Pembimbing: Laksana, Andri Winjaya | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2026 06:13
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44730

Actions (login required)

View Item View Item