library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU PENCURIAN KENDARAAN DENGAN MODUS MERUSAK DAN MENJUAL BARANG BUKTI

Detail Tugas Akhir

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU PENCURIAN KENDARAAN DENGAN MODUS MERUSAK DAN MENJUAL BARANG BUKTI

SYAILENDRA, ZIDAN NAUFAL (2025) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU PENCURIAN KENDARAAN DENGAN MODUS MERUSAK DAN MENJUAL BARANG BUKTI. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400321_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400321_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (92kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penegakan hukum terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor dengan modus merusak dan menjual barang bukti, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi aparat penegak hukum dalam pembuktian dan proses peradilan, serta merumuskan strategi optimal berdasarkan integrasi analisis hukum materiil, hukum formil, dan perspektif hukum Islam. Kasus Putusan Pengadilan Negeri Bogor Nomor 44/Pid.B/2025/PN Bgr dijadikan studi kasus utama untuk melihat penerapan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP dalam praktik peradilan dan implikasinya terhadap efektivitas penegakan hukum.
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang digabungkan dengan pendekatan studi kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Data diperoleh dari studi putusan, peraturan perundang-undangan terkait, literatur akademik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan mensintesis temuan normatif dan empiris untuk menilai konsistensi penerapan norma hukum serta hambatan teknis-forensik dan kelembagaan dalam penanganan perkara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP dapat terpenuhi ketika tindakan dilakukan bersama-sama dan dengan cara merusak, sebagaimana tampak pada Putusan PN Bogor; putusan tersebut menjatuhkan pidana penjara dan perintah pengembalian barang bukti. Namun efektivitas penegakan hukum terhambat oleh perubahan bentuk barang bukti (komersialisasi suku cadang), lemahnya pengawasan pasar barang bekas, keterbatasan kapasitas forensik, dan kurangnya integrasi data antar-lembaga. Untuk mengatasi hambatan tersebut diperlukan penguatan kapasitas forensik, pembangunan basis data nasional kendaraan dan suku cadang terintegrasi, penertiban pasar bekas dan penindakan penadah, serta integrasi nilai-nilai hukum Islam dalam kebijakan pemidanaan yang menekankan rehabilitasi dan pencegahan.
Kata Kunci: pencurian kendaraan bermotor; pembuktian; pasar barang bekas;

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints