GUMAY, YUDHITYA (2025) ANALISA YURIDIS PENEGAKKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR MODUS GADAI STUDI PUTUSAN NO. 264/PID.B/2025/PN.PTK. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400314_fullpdf.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400314_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Magister Ilmu Hukum_20302400314_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Ilmu Hukum_20302400314_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (93kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi tindak pidana pencurian sepeda motor dengan modus gadai serta menilai penerapan hukum pidana dalam Putusan Pengadilan Negeri Pontianak Nomor 264/Pid.B/2025/PN.Ptk. Penelitian ini juga bertujuan mengkaji kesesuaian pertimbangan hakim dengan unsur-unsur Pasal 363 KUHP, sekaligus menilai efektivitas penegakan hukum dalam memberikan kepastian, keadilan, dan perlindungan masyarakat dari maraknya kejahatan pencurian kendaraan bermotor. Selain itu, penelitian ini berupaya mengungkap faktor-faktor sosial dan ekonomi yang melatarbelakangi terjadinya tindak pidana dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi proses serta hasil pemidanaan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan kasus, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan konseptual. Data penelitian seluruhnya terdiri atas bahan hukum primer berupa KUHP dan Putusan Nomor 264/Pid.B/2025/PN.Ptk, serta bahan hukum sekunder berupa doktrin hukum pidana, teori pemidanaan, literatur akademik, dan hasil penelitian relevan. Analisis dilakukan melalui telaah mendalam terhadap norma, asas hukum, konstruksi delik, serta pertimbangan hakim, kemudian dikaitkan dengan teori kepastian hukum, teori pertanggungjawaban pidana, dan faktor penegakan hukum menurut Soerjono Soekanto.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHP terbukti secara sah dan meyakinkan melalui keterangan saksi, pengakuan terdakwa, dan barang bukti. Majelis hakim menerapkan norma secara konsisten, rasional, dan sesuai doktrin Moeljatno, Sudarto, dan Hamzah terkait unsur “mengambil,” “milik orang lain,” dan “maksud melawan hukum.” Putusan pidana 1 tahun 6 bulan dianggap proporsional karena mencerminkan keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan substantif, serta perlindungan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pencurian sepeda motor dengan modus gadai membutuhkan penguatan norma, profesionalitas aparat, dan kesadaran hukum masyarakat sebagai solusi komprehensif menghadapi perkembangan kejahatan modern.
Kata Kunci: Pencurian, Modus Gadai, Pasal 363 KUHP

Dosen Pembimbing: Bawono,, Bambang Tri | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2026 06:23
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44724

Actions (login required)

View Item View Item