library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

BIMBINGAN PERKAWINAN DALAM MENCEGAH STUNTING DAN PENURUNAN ANGKA PERCERAIAN MENUJU KELUARGA SEJAHTERA DI KUA WILAYAH KABUPATEN SEMARANG

Detail Tugas Akhir

BIMBINGAN PERKAWINAN DALAM MENCEGAH STUNTING DAN PENURUNAN ANGKA PERCERAIAN MENUJU KELUARGA SEJAHTERA DI KUA WILAYAH KABUPATEN SEMARANG

SHOLECHAH, SHOLECHAH (2025) BIMBINGAN PERKAWINAN DALAM MENCEGAH STUNTING DAN PENURUNAN ANGKA PERCERAIAN MENUJU KELUARGA SEJAHTERA DI KUA WILAYAH KABUPATEN SEMARANG. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400310_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Ilmu Hukum_20302400310_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (92kB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Menganalisis implementasi bimbingan perkawinan di KUA Kabupaten Semarang saat ini; 2) Menganalisis dampak bimbingan perkawinan berbasis pencegahan stunting dan perceraian terhadap kualitas keluarga peserta di Kabupaten Semarang; 3) Menganalisis tantangan dan hambatan pada program bimbingan perkawinan dalam mencegah stunting dan penurunan angka perceraian menuju keluarga sejahtera di KUA wilayah Kabupaten Semarang.
Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis sosiologis. Pengolahan data dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut, yakni dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dengan metode analisis tematik.
Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa: 1) Secara keseluruhan, implementasi bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Suruh, KUA Bawen dan KUA Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, telah memberikan dampak positif dengan meningkatkan kesiapan calon pengantin dalam membangun keluarga harmonis serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko stunting dan perceraian; 2) Dampak bimbingan perkawinan berbasis pencegahan stunting dan perceraian terhadap kualitas keluarga peserta di Kabupaten Semarang ditemukan bahwa pemahaman peserta di wilayah urban mengenai stunting lebih baik dibandingkan rural, sementara di Bawen dan Suruh masih terdapat miskonsepsi bahwa stunting semata-mata disebabkan oleh faktor ekonomi. Ungaran Barat lebih proaktif dalam melibatkan narasumber eksternal dan memanfaatkan metode digital; 3) Tantangan dan hambatan pada program bimbingan perkawinan dalam mencegah stunting dan penurunan angka perceraian menuju keluarga sejahtera di KUA wilayah Kabupaten Semarang dapat disimpulkan bahwa program bimbingan perkawinan di KUA Kabupaten Semarang (meliputi Suruh, Bawen, dan Ungaran Barat) menghadapi sejumlah tantangan kompleks dalam upayanya mencegah stunting dan menurunkan angka perceraian.

Kata Kunci: Bimbingan Perkawinan, Mencegah Stunting, Penurunan Angka Perceraian, Keluarga Sejahtera

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints