RAHMAWATI, PUTRI (2025) TINJAUAN YURIDIS PROBLEMATIKA PENCATATAN CIPTAAN SEBAGAI DOKUMEN TERTULIS KEPEMILIKAN HAK CIPTA PADA DJKI KEMENTERIAN HUKUM DI INDONESIA. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300478_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Ilmu Hukum_20302300478_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Penelitian ini mengkaji secara mendalam mekanisme pencatatan ciptaan sebagai dokumen tertulis kepemilikan hak cipta di Indonesia, serta problematika yang menyertainya, dengan fokus pada dualisme antara prinsip perlindungan hak cipta yang otomatis dan deklaratif sebagaimana diatur dalam UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, dengan keberadaan mekanisme pencatatan yang diselenggarakan oleh DJKI. Latar belakang masalah penelitian ini didorong oleh pentingnya hak kekayaan intelektual sebagai manifestasi kemampuan intelektual manusia yang dilindungi hukum, dihapuskan pada teori hak alamiah dan utilitarianisme, serta konstitusionalitasnya dalam Pasal 28D ayat (1) UUD NRI 1945. Meskipun hak cipta muncul secara otomatis, pencatatan ciptaan memiliki fungsi krusial sebagai bukti awal kepemilikan, yang kemudian diperkuat oleh pengembangan sistem E-Hak Cipta. Namun, kemudahan akses ini membuka potensi risiko manipulasi data dan tumpang tindih klaim, yang diperparah oleh tantangan literasi digital di kalangan pencipta. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas sistem pencatatan ciptaan dalam memberikan perlindungan yang pasti, adil, dan bermanfaat bagi pencipta, serta mengidentifikasi muatan yuridis dan non-yuridis dari dinamika ini, termasuk relevansinya dengan kasus “Geprek Bensu” yang mengilustrasikan problematika kepemilikan hak dan kepatuhan administrasi.
Penelitian ini menggunakan metode hukum yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis . Pendekatan normatif dipilih untuk menganalisis kaidah-kaidah hukum yang tertulis dalam UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, serta KUH Perdata dan UU Merek yang relevan, guna memahami prinsip deklaratif, fungsi pencatatan ciptaan, dan problematika yang timbul. Spesifikasi penelitian menggunakan pendekatan kasus ( case pendekatan ) untuk menelaah kasus “Geprek Bensu” sebagai ilustrasi nyata, pendekatan peraturan perundang-undangan ( statute approach ) untuk memenuhi kepatuhan terhadap hukum yang berlaku, dan pendekatan kontekstual ( conseptual approach).
Hasil pembahasan menyimpulkan bahwa mekanisme pencatatan di Indonesia menganut prinsip perlindungan otomatis dan deklaratif, namun Pencatatan berfungsi sebagai bukti awal kepemilikan yang krusial, dengan sistem E-Hak Cipta meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas namun juga membuka risiko manipulasi dan tumpang tindih klaim. Masalah utama terletak pada dualisme antara perlindungan otomatis dan pencatatan, yang diperparah oleh potensi pendaftaran ganda dan cacat yuridis akibat kemudahan akses bold. Kasus "Geprek Bensu" menjadi cerminan nyata problematika ini, di mana pengadilan menegakkan prinsip first to file untuk merek, namun tindakan DJKI yang kemudian merekomendasikan penghapusan merek yang telah diakui menimbulkan pertanyaan serius mengenai supremasi hukum dan kepatuhan administrasi. Analisis teori negara hukum dan perlindungan hukum menegaskan perlunya penegakan hukum yang konsisten, kesamaan perlakuan, dan perbaikan proses administrasi pendaftaran hak kekayaan intelektual demi menjamin kepastian, keadilan, dan perlindungan yang efektif bagi seluruh pencipta dan pemegang hak.
Kata Kunci: Hak Kekayaan Intelektual , Pencatatan Hak cipta, Dokumen Tertulis DJKI,
| Dosen Pembimbing: | Mashdurohatun, Anis | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Ilmu Hukum |
| Depositing User: | Pustakawan 4 UNISSULA |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 08:02 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44680 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
