Lativa, Dyah Ayu (2025) IMPLEMENTASI DISPENSASI NIKAH BAGI ANAK DIBAWAH UMUR MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 YANG TELAH DIUBAH DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2019 (STUDI KASUS PERKARA DI PENGADILAN AGAMA KENDAL NOMOR 109/PDT/P/2025/PA.KDL). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200096_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200096_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200096_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200096_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (483kB)

Abstract

Dispensasi kawin merupakan mekanisme di mana pengadilan memberikan izin untuk pengantin yang tidak memenuhi batas usia minimal 19 tahun secara hukum untuk melangsungkan pernikahan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dalam konteks proses permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Kendal Nomor Perkara 109/Pdt/P/2025/PA/Kdl dan memastikan hakim mengeluarkan keputusan dispensasi sesuai dengan prinsip kepentingan terbaik anak sebagaimana diatur dalam PERMA Nomor 5 Tahun 2019.
Penelitian ini menggunakan metode Yuridis Sosiologis dengan spesifikasi pendekatan deskriptif analisis. Sumber data terdiri atas data primer, yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi dan wawancara, sementara analisis data menggunakan teknik kualitatif untuk menggali temuan secara mendalam.
Hasil penelitian ini membahas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yang merevisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dalam menangani permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Kendal, khususnya pada Perkara Nomor 109/Pdt/P/2025/PA/Kdl. Penelitian menunjukkan bahwa prosedur yang diterapkan lebih ketat dan terstruktur, dengan penetapan usia minimal 19 tahun untuk laki-laki dan perempuan. Hakim melakukan penilaian menyeluruh terhadap kesiapan psikologis, sosial, dan ekonomi calon pengantin, serta mempertimbangkan kepentingan terbaik anak sesuai dengan PERMA Nomor 5 Tahun 2019, melalui keterlibatan anak dan rekomendasi dari para ahli. Dengan pendekatan asas keseimbangan dan prinsip hukum yang adaptif, putusan hakim tidak hanya mengikuti hukum formal, tetapi juga melindungi perkembangan dan kesejahteraan anak secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Dispensasi nikah, Anak di bawah umur, Pengadilan Agama Kendal

Dosen Pembimbing: Djunaedi, Djunaedi | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2026 01:52
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44585

Actions (login required)

View Item View Item