SALSABILA, ALYA PUTRI (2025) PENERAPAN HAK EX OFFICIO HAKIM DALAM MELINDUNGI HAK ISTRI PASCA CERAI TALAK (STUDI KASUS DI PENGADILAN AGAMA SEMARANG KELAS I-A). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200047_fullpdf.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200047_fullpdf.pdf

| Download (1MB)
[thumbnail of Ilmu Hukum_30302200047_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Ilmu Hukum_30302200047_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (86kB)

Abstract

Pernikahan merupakan ikatan lahir dan batin antara seorang pria dan seorang wanita yang bertujuan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Namun, pada kenyataannya, tidak semua pernikahan dapat dipertahankan hingga akhir hayat, sehingga perceraian menjadi pilihan terakhir. Dalam kasus perceraian talak, istri seringkali dirugikan karena kurangnya pemahaman tentang hak-haknya pasca perceraian, seperti nafkah iddah, mut'ah, pembayaran mahar, dan hadhanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hak-hak ex officio oleh hakim dalam melindungi hak-hak istri pasca perceraian dan mengkaji bentuk-bentuk upaya hukum yang dilakukan di Pengadilan Agama Semarang Kelas I-A untuk menjamin keadilan substantif bagi perempuan.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan hakim di Pengadilan Agama Semarang, sedangkan data sekunder diperoleh dari tinjauan pustaka peraturan perundang-undangan yang relevan, buku, jurnal, dan literatur hukum. Data dianalisis secara kualitatif dengan memadukan norma hukum dengan realitas sosial yang terjadi dalam praktik peradilan agama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim di Pengadilan Agama Semarang Kelas I-A menerapkan hak ex officio sebagai upaya perlindungan hukum bagi istri, terutama ketika pihak istri tidak mengajukan tuntutan atas hak-haknya. Penerapan tersebut dilakukan untuk memastikan terpenuhinya keadilan berdasarkan asas Ketuhanan Yang Maha Esa, meskipun tetap memperhatikan batasan asas ultra petitum partium. Dengan demikian, kewenangan ex officio berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara kepastian hukum dan rasa keadilan bagi pihak yang lemah, khususnya perempuan pasca cerai talak.
Kata kunci : Hak Ex officio, Hak istri, Cerai Talak, Pengadilan Agama, Perlindungan Hukum.

Dosen Pembimbing: Fitri, Dini Amalia | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Mahasiswa FH - Skripsi Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 14 Jan 2026 04:16
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44560

Actions (login required)

View Item View Item