library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERLINDUNGAN HUKUM PENYANDANG DISABILI TAS (PEOPLE WITH DISABILITY) DALAM PEMBUATAN AKTA AUTENTIK NOTARIS (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 121 K/Pdt/2016)

Detail Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM PENYANDANG DISABILI TAS (PEOPLE WITH DISABILITY) DALAM PEMBUATAN AKTA AUTENTIK NOTARIS (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 121 K/Pdt/2016)

HARIANI, DEA NOR (2025) PERLINDUNGAN HUKUM PENYANDANG DISABILI TAS (PEOPLE WITH DISABILITY) DALAM PEMBUATAN AKTA AUTENTIK NOTARIS (Studi Putusan Mahkamah Agung No. 121 K/Pdt/2016). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300199_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Kenotariatan_21302300199_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)

Abstract

Perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas dalam pembuatan akta autentik merupakan isu penting dalam praktik kenotariatan di Indonesia. Meskipun secara konstitusional setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 28D ayat (1) UUD 1945, pada praktiknya penyandang disabilitas masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses layanan hukum, khususnya dalam pembuatan akta autentik di hadapan notaris. Hambatan tersebut muncul baik dari aspek regulasi, teknis, maupun kultural, terutama terkait syarat formil penandatanganan akta, penggunaan bahasa isyarat bagi tuna rungu, serta pembacaan akta bagi tuna netra. Berdasarkan perumusan masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas (People With Disability) dalam pembuatan akta autentik notaris, dan (2) untuk mengetahui serta menganalisis kendala dan solusi dalam upaya memberikan perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas dalam proses pembuatan akta autentik di hadapan notaris.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), serta pendekatan kasus (case approach) dengan mengkaji Putusan Mahkamah Agung Nomor 121 K/Pdt/2016 sebagai bahan hukum sekunder utama. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dengan sumber data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan hukum penyandang disabilitas dalam pembuatan akta autentik masih belum terlindungi secara maksimal akibat kekosongan norma dalam Undang-Undang Jabatan Notaris yang tidak secara tegas mengatur mengenai akomodasi yang layak. Putusan Mahkamah Agung Nomor 121 K/Pdt/2016 menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak menghapus kecakapan hukum penyandang disabilitas, sehingga mereka tetap berhak melakukan perbuatan hukum. Putusan tersebut menjadi yurisprudensi progresif yang memberikan perlindungan hukum substantif dan mendorong praktik kenotariatan yang inklusif. Perlindungan hukum terhadap penyandang disabilitas juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan prinsip keadilan dalam Islam serta Keadilan Sosial dalam Pancasila.
Kata Kunci: Perlindungan hukum, penyandang disabilitas, akta autentik, notaris.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints