HUBUNGAN ANTARA MENGASIHI DIRI DENGAN STRES PENGASUHAN PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGRAHITA
Berkas Tugas Akhir
Psikologi_30702000112_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mengasihi diri dengan stres pengasuhan pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus tunagrahita. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu siswa di SLB Negeri 1 Demak tingkat SD yang memiliki anak tunagrahita yang berjumlah 40 orang. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dua skala yaitu skala mengasihi diri dan skala stress pengasuhan. Skala mengasihi diri berjumlah 21 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,947 dengan teknik Alpha Cronbach. Skala stres pengasuhan berjumlah 30 aitem dengan koefisien reliabilitas 0,954. Analisis data penelitian menggunakan product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rxy = -0,327 dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 (p<0,05) yang artinya hipotesis penelitian diterima. Ada hubungan negatif yang signifikan antara mengasihi diri dengan stres pengasuhan pada ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus tunagrahita. Semakin tinggi mengasihi diri maka dapat menurunkan stres pengasuhan yang dialami, dan begitu sebaliknya. Semakin tinggi stres pengasuhan, maka semakin rendah mengasihi diri yang dimiliki.
Kata kunci: Stres Pengasuhan, Self-Compassion
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
