SAPUTRA, NEXEN (2025) ANALISIS PRODUKTIVITAS PEKERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DENGAN METODE PRODUCTIVITY DELAY MODEL. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Teknik Sipil_20202300182_fullpdf.pdf] Text
Magister Teknik Sipil_20202300182_fullpdf.pdf

| Download (5MB)
[thumbnail of Magister Teknik Sipil_20202300182_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Teknik Sipil_20202300182_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (283kB)

Abstract

Produktivitas tenaga kerja didefinisikan sebagai kapasitas setiap pekerja dalam melaksanakan pekerjaan yang menghasilkan barang atau jasa. Tenaga kerja sendiri merujuk pada individu yang memiliki kemampuan dan energi untuk melaksanakan tugas pekerjaan. Pada penelitian ini, perhitungan produktivitas difokuskan pada pekerja yang terlibat dalam pekerjaan pembesian kolom struktur, pemasangan bata merah, pembesian balok dan ring balok, serta pemasangan struktur atap.
Penelitian ini dilakukan secara observasi lapangan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pendekatan ini menggunakan sumber data berupa durasi pelaksanaan pekerjaan yang tercatat selama proses pengamatan. Selanjutnya, data hasil observasi dianalisis menggunakan Method Productivity Delay Model (MPDM), dan hasil analisis tersebut kemudian dibandingkan dengan standar acuan yang tercantum dalam Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023.
Penelitian ini menganalisis produktivitas tenaga kerja pada empat jenis pekerjaan konstruksi, yaitu pembesian kolom struktur, pemasangan bata merah, pembesian balok dan ring balok, serta pemasangan struktur atap. Hasil analisis menunjukkan variasi signifikan antara produktivitas aktual dan produktivitas ideal. Pada pembesian kolom struktur, produktivitas aktual berkisar 14–272,29 kg/jam, sementara nilai ideal 17–356,8 kg/jam, dipengaruhi oleh faktor tenaga kerja. Pemasangan bata merah memiliki produktivitas 2,41–3,59 m²/jam, sedikit di bawah ideal 2,65–5,06 m²/jam, terkait metode kerja. Pembesian balok dan ring balok menunjukkan produktivitas 12–29 kg/jam, namun beberapa tukang mencapai 167,62–261,77 kg/jam mendekati nilai ideal 179,85–312,32 kg/jam, menandakan pengaruh koordinasi dan efektivitas alat bantu. Pemasangan struktur atap berkisar 10,45–13,18 m²/jam, lebih rendah dari standar 13,58–17,09 m²/jam, dipengaruhi metode kerja dan koordinasi. Perbandingan koefisien produktivitas aktual dengan standar Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023 menunjukkan perbedaan 10–78% tergantung jenis pekerjaan. Temuan ini menegaskan perlunya penyesuaian standar normatif agar mencerminkan praktik kerja nyata di lapangan.
Kata Kunci: Produktivitas, Tenaga Kerja, Method Productivity Delay Model

Dosen Pembimbing: Wibowo, Kartono and Sumirin, Sumirin | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil
Fakultas Teknik > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 07 Jan 2026 04:36
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44234

Actions (login required)

View Item View Item