Fadhillah, Anggrila Sekar (2025) PENGARUH EXOSOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS TERHADAP EKSPRESI GEN mTORC1 DAN MMP-2 (Studi Eksperimental In Vivo Tikus Galur Wistar Jantan Model Collagen Loss yang Dipapar Sinar Ultraviolet-B). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2322010397_fullpdf.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2322010397_fullpdf.pdf

| Download (5MB)
[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2322010397_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2322010397_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (414kB)

Abstract

Latar Belakang: Radiasi UV-B dapat mengakibatkan inflamasi kulit yang mengganggu keseimbangan redox sel kulit manusia sehingga meningkatkan Metalloproteinases (MMPs). Membahayakan kesehatan karena akan mengakibatkan fotoaging. Exosome terbukti dapat mengurangi stres oksidatif dan menekan derajat inflamasi, Tujuan penelitian untuk mengetahui pemberian Exosome Hypoxia Mesenchymal Stem Cells terhadap ekspresi gen mTORC1 dan MMP2.
Metode: Jenis penelitian ini merupakan studi true experimental dengan desain post-test only control group dan randomized controlled trial. Sebanyak 30 ekor tikus jantan galur wistar dibagi menjadi lima kelompok, masing-masing terdiri dari 6 ekor. Kelompok 1 sehat, tidak diberikan perlakuan. Kelompok 2 dipapar Ultraviolet-B (UV-B) dan diberi NaCl 200 µL. Kelompok 3 dipapar UV-B dan diberi injeksi Hyaluronic Acid 200 µL. Kelompok 4 dipapar UV-B dan diberi injeksi Exosome 200 µL. Kelompok 5 dipapar UV-B dan diberi injeksi Exosome 300 µL. Validasi collagen loss dilakukan pada hari ke-15, kemudian dilanjutkan intervensi selama 7 hari. Pengambilan sampel jaringan kulit dilakukan pada hari ke-22 untuk dianalisis. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji ANOVA dan post hoc.
Hasil: Pemberian Exosome Hypoxia Mesenchymal Stem Cells (EH-MSCs) pada hari ke-15 dengan variasi dosis memberikan pengaruh terhadap ekspresi gen mTORC1. Nilai rata-rata tertinggi ekspresi gen mTORC1 terdapat pada kelompok K5 (1,088 ± 0,286) dan nilai terendah pada kelompok K2 (0,313 ± 0,057). Sedangkan pada MMP-2, nilai rata-rata tertinggi terdapat pada kelompok K2 (1,012 ± 0,177) dan nilai terendah pada kelompok K5 (0,187 ± 0,070). Hasil uji statistik ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antar kelompok (p < 0,05).
Kesimpulan: Pemberian exosome dengan (300 µL) pada tikus jantan galur Wistar yang mengalami dipapar oleh UV-B mempengaruhi peningkatan ekspresi gen mTORC1 dan penurunan ekspresi gen MMP-2.

Kata Kunci: Collagen loss, Exosome, mTORC1, MMP-2

Dosen Pembimbing: Putra, Agung and Sumarawati, Titiek | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 05 Jan 2026 06:21
Last Modified: 05 Jan 2026 06:21
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/44132

Actions (login required)

View Item View Item