PENGARUH SERUM EKSTRAK MULBERRY (MORUS ALBA L.) TERHADAP KADAR ALPHA-MELANOCYTE STIMULATING HORMONE DAN STEM CELL FACTOR (Studi Eksperimental pada mencit C57BL/6 Hiperpigmentasi Akibat Paparan UV-B)
Berkas Tugas Akhir
Magister Biomedik_MBK2423010471_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Hiperpigmentasi akibat sinar UV-B berkaitan dengan peningkatan α-MSH dan SCF. Mulberry (Morus alba L.) mengandung senyawa aktif yang diduga mampu menekan proses tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek serum mulberry terhadap kadar α-MSH dan SCF pada mencit model hiperpigmentasi.
Metode: Penelitian eksperimental ini menggunakan 25 mencit C57BL/6 yang dibagi menjadi lima kelompok: kontrol sehat, kontrol negatif, hidrokuinon 2%, serum mulberry 5%, dan 10%. Setelah paparan UV-B selama 2 minggu, dilakukan perlakuan topikal selama 5 hari. Pengukuran kadar α-MSH dan SCF dilakukan dengan ELISA.
Hasil: Terdapat perbedaan signifikan pada kadar α-MSH (p = 0,020), tetapi tidak pada SCF (p = 0,217). Semua kelompok perlakuan menunjukkan penurunan kadar α-MSH dan SCF dibanding kontrol negatif, namun penurunan ini tidak signifikan.
Kesimpulan: Serum mulberry (Morus alba L.) 5% dan 10% serta hidrokuinon 2% dapat menurunkan kadar α-MSH dan SCF, namun efeknya tidak signifikan dibanding kontrol negatif. Peningkatan konsentrasi serum mulberry (Morus alba L.) tidak memberikan efek penurunan signifikan.
Kata Kunci: Mulberry (Morus alba L.), α-MSH, SCF, hiperpigmentasi, UV-B, mencit C57BL/6.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
