library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK JINTAN PUTIH TERHADAP KADAR TNF-α DAN KADAR SOD (Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Galur Wistar Model Luka Eksisi)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK JINTAN PUTIH TERHADAP KADAR TNF-α DAN KADAR SOD (Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Galur Wistar Model Luka Eksisi)

Wibowo, Gabriela Clarisa (2025) PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK JINTAN PUTIH TERHADAP KADAR TNF-α DAN KADAR SOD (Studi Eksperimental pada Tikus Jantan Galur Wistar Model Luka Eksisi). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2423010446_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2423010446_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (170kB)

Abstract

Latar Belakang: Kadar TNF-α (Tumor Necrosis Factor-alpha) yang berlebihan dan aktivitas antioksidan SOD (Superoxide Dismutase) yang rendah dapat mengganggu penyembuhan luka. Jintan putih (Cuminum cyminum L.) dikenal dengan sifat antiinflamasi dan antioksidan, namun pengaruhnya terhadap kadar TNF-α dan kadar SOD dalam penyembuhan luka masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian gel ekstrak jintan putih (EJP) terhadap kadar TNF-α dan kadar SOD pada luka eksisi tikus Wistar jantan.
Metode: Penelitian eksperimental in vivo post-test only control group design dilakukan pada 25 tikus Wistar jantan (2-3 bulan, 180-220 g) dibagi dalam lima kelompok secara acak sederhana: K1 (kelompok sehat), K2 (kontrol negatif, gel basis), K3 (kontrol positif, povidone iodine), K4 (gel EJP 10%), dan K5 (gel EJP 20%). Luka eksisi dibuat 8 mm pada kulit punggung tikus, diobati 2 kali sehari secara topikal selama 5 hari. Pada hari keenam, jaringan luka diambil untuk pengukuran kadar TNF-α dan kadar SOD menggunakan ELISA. Data dianalisis dengan uji ANOVA dilanjutkan uji Post Hoc.
Hasil: Kelompok Gel EJP 20% menunjukkan kadar TNF-α (284,24 ± 20,39 ng/L) sama dengan kelompok sehat dan berbeda signifikan dibandingkan kontrol negatif (p=0,007). Kadar SOD juga tertinggi pada Gel EJP 20% (5,708 ± 1,156 ng/mL), dengan perbedaan signifikan terhadap kontrol negatif (p=0,003).
Kesimpulan: Pemberian gel ekstrak jintan putih berpengaruh terhadap kadar TNF-α dan kadar SOD pada luka eksisi tikus Wistar jantan, menunjukkan efek antiinflamasi dan antioksidan yang mempercepat proses penyembuhan luka.
Kata Kunci: jintan putih, TNF-α, SOD, luka eksisi, tikus Wistar

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints