library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH KRIM COLLOIDAL OATMEAL TERHADAP KADAR IL-1β DAN MCP-1 (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang dipapar Sinar UV-B)

Detail Tugas Akhir

PENGARUH KRIM COLLOIDAL OATMEAL TERHADAP KADAR IL-1β DAN MCP-1 (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang dipapar Sinar UV-B)

Cahyaningtyas, Erytromisin (2025) PENGARUH KRIM COLLOIDAL OATMEAL TERHADAP KADAR IL-1β DAN MCP-1 (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar yang dipapar Sinar UV-B). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2423010442_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Biomedik_MBK2423010442_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (141kB)

Abstract

Latar belakang: Paparan sinar UV-B kronis dapat menyebabkan photoaging pada kulit melalui inflamasi, kerusakan kolagen, dan penurunan fungsi sawar kulit. Krim colloidal oatmeal, yang mengandung avenanthramides dan β-glucan, memiliki potensi anti-inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh krim colloidal oatmeal terhadap kadar IL-1β dan MCP-1 pada tikus Wistar yang dipapar sinar UV-B.
Metode: Penelitian ini menggunakan post-test only control group design dengan 42 ekor tikus Wistar yang dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan, yaitu kelompok sehat, kontrol negatif, kontrol positif, dan kelompok perlakuan dengan krim colloidal oatmeal 0,5%, 1%, dan 2%. Kelompok 2 hingga 5 dipaparkan sinar UV-B 2x sehari dan diberikan krim 1x sehari selama 14 hari. Paparan sinar UV-B sebesar 70 mJ/cm2 dengan durasi 15 menit diberikan 20 menit sebelum aplikasi krim dan diulang 4 jam setelahnya. Pengambilan sampel jaringan kulit dilakukan pada hari ke-15 setelah perlakuan, dan kadar IL-1β serta MCP-1 diukur menggunakan metode ELISA.
Hasil: Colloidal oatmeal 1% menghasilkan kadar IL-1β tertinggi (15,20 ± 1,13 ng/mL) dan berbeda signifikan dibandingkan kontrol negatif (p<0,001). Untuk kadar MCP-1, colloidal oatmeal 2% menunjukkan nilai terendah setelah kelompok sehat (135,92 ± 27,30 ng/L), diikuti colloidal oatmeal 1% (161,15 ± 33,57 ng/L). Namun, perbedaan kadar MCP-1 tidak bermakna secara statistik (p>0,05).
Kesimpulan: Pemberian krim colloidal oatmeal tidak berpengaruh terhadap kadar IL-1β dan MCP-1 pada tikus Wistar yang dipapar sinar UV-B. Terdapat peningkatan kadar IL-1β pada kelompok kontrol negatif.
Kata Kunci: krim colloidal oatmeal, IL-1β, MCP-1, tikus Wistar, paparan sinar UV-B

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints