KAPASITAS ADAPTASI MASYARAKAT PESISIR TERHADAP BANJIR ROB DI DESA SRIWULAN KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK
Berkas Tugas Akhir
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202100044_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Perencanaan Wilayah dan Kota_31202100044_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Bencana yang kerap melanda di daerah pesisir adalah banjir rob. Pada wilayah pesisir yang terdampak dari banjir rob masyarakat harus menanggapi dan melakukan tindakan intervensi yang meningkatkan kapasitas adaptasi. Kapasitas adaptasi dan adaptasi adalah dua hal yang memiliki makna yang berbeda. Adaptasi didefinisikan sebagai metode dan cara untuk mengurangi dampak bencana, sedangkan kapasitas adaptasi merujuk pada sistem yang berkaitan dengan kemampuan untuk merespons bencana. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kapasitas adaptasi yang dilakukan masyarakat dalam mengantisipasi dampak banjir rob di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif pendekatan rasionalistik. Kapasitas adaptasi di nilai pada tingkat individu maupun komunitas. Komponen kapasitas adaptasi terdiri dari kemampuan meninggikan rumah, kemampuan meninggikan jalan, ketersediaan teknologi, keberadaan lembaga sosial yang kuat dan kemampuan ekonomi yang digunakan untuk menangani banjir rob. Kapasitas adaptasi yang dimiliki masyarakat desa sriwulan tergolong tinggi karena komunitas memiliki pengetahuan tradisional untuk memprediksi banjir rob, melalui perhitungan pronotomongso dan ilmu titeng atau niteni alam dan pengalaman sulit ketika banjir rob sehingga membentuk Institutional memory, Individu mampu melakukan Inovative Learning pada teknik peninggian rumah dan terjalin keterhubungan connectedness dari sesama komunitas maupun pihak lain di luar komunitas.
Kata Kunci : Banjir Rob, Kapasitas Adaptasi, Kemampuan
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
