GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DI PUSKESMAS RAFAE KABUPATEN BELU PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Berkas Tugas Akhir
Kebidanan_32102400120_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Salah satu masalah gizi utama yang memengaruhi kesehatan ibu dan janin adalah kekurangan energi kronik (KEK). Di Kabupaten Belu khususnya di Kecamatan Raimanuk angka KEK masih cukup tinggi. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka KEK di wilayah ini adalah kondisi sosial ekonomi rendah, keterbatasan infrastruktur layanan kesehatan, serta rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di daerah kerja Puskesmas Rafae. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menggambarkan ibu hamil dengan KEK di Puskesmas Rafae. Instrumen yang digunakan berupa lembar telaah dokumen (Rekam Medis) yang disusun peneliti berdasarkan variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) berada pada kelompok usia <20 tahun (remaja) dan >35 tahun (usia tua), kemudian ibu hamil yang memiliki tingkat pendidikan rendah (≤ SMP), ibu hamil yang tidak memiliki pekerjaan (ibu rumah tangga) dan ibu hamil dengan paritas satu (primigravida). Kesimpulannya, gambaran karakteristik ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) terjadi pada kelompok usia <20 tahun dan >35 tahun, tingkat pendidikan ibu hamil yang rendah (≤ SMP), ibu hamil yang tidak memiliki pekerjaan (Ibu Rumah Tangga) dan ibu hamil dengan paritas satu (Primigravida).
Kata kunci: Ibu Hamil, Karakteristik Wanita Hamil, Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Gizi Utama Ibu dan Janin.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
