library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN CUCI TANGAN TERHADAP KASUS DIARE DI RUANG ANAK

Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN CUCI TANGAN TERHADAP KASUS DIARE DI RUANG ANAK

WAHYUTI, TRI (2025) HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN CUCI TANGAN TERHADAP KASUS DIARE DI RUANG ANAK. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902400302_fullpdf.pdf
PDF
Text
Ilmu Keperawatan_30902400302_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (68kB)

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada anak di Indonesia dengan prevalensi yang tinggi dan berimplikasi pada kesakitan, kematian, serta tumbuh kembang anak. Salah satu faktor risiko penting adalah ketidakpatuhan dalam menjaga kebersihan, khususnya perilaku mencuci tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan cuci tangan terhadap kasus diare pada anak yang dirawat di ruang anak Dahlia RSUD Dr. H. Soewondo Kendal.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Sampel diambil dengan teknik total sampling, melibatkan 39 responden anak berusia 5–10 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepatuhan cuci tangan dan kuesioner kejadian diare. Analisis dilakukan menggunakan uji Spearman’s Rank Correlation.
Hasil Penelitian: Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori cukup patuh (53,8%) dan patuh (43,6%) dalam mencuci tangan. Namun, kejadian diare masih cukup tinggi yaitu pada 51,3% responden. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kepatuhan cuci tangan dengan kasus diare (ρ = -0,538; p = 0,000), yang berarti semakin tinggi kepatuhan mencuci tangan maka semakin rendah kejadian diare.
Kesimpulan: Kepatuhan cuci tangan terbukti menjadi faktor protektif penting dalam menurunkan risiko diare pada anak. Temuan ini menegaskan perlunya edukasi berkelanjutan kepada anak dan orang tua mengenai praktik cuci tangan yang benar, serta integrasi promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam pelayanan kesehatan maupun pendidikan untuk mencegah diare sejak dini.

Kata Kunci : Diare, Kepatuhan, Cuci Tangan, Anak, PHBS

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints