HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST OPERASI OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF)
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902400216_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Pasien pasca operasi fraktur ORIF sering mengalami hambatan dalam melakukan mobilisasi dini akibat nyeri, keterbatasan fungsi, serta kondisi psikologis. Salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi keberhasilan mobilisasi dini adalah dukungan keluarga. Dukungan keluarga yang baik akan memberikan motivasi, kenyamanan, serta mempercepat proses pemulihan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan mobilisasi dini pada pasien post operasi fraktur ORIF.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien post operasi fraktur ORIF di Ruang Bougenvile RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Jumlah sampel sebanyak 38 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga dan lembar observasi mobilisasi dini. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ²).
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memperoleh dukungan keluarga baik (71,1%). Mobilisasi dini sebagian besar berada pada kategori baik (60,5%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan mobilisasi dini pada pasien post operasi fraktur ORIF dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).
Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan mobilisasi dini pada pasien post operasi fraktur ORIF di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Dukungan keluarga yang baik terbukti mampu meningkatkan keberhasilan pasien dalam melakukan mobilisasi dini.
Kata kunci: dukungan keluarga, mobilisasi dini, fraktur, ORIF
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
