HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECEMASAN KELUARGA DENGAN MEKANISME KOPING DALAM KESIAPAN MERAWAT PASIEN DI UNIT STROKE
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902400209_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pendahuluan : Pasien stroke sering mengalami gangguan fungsi yang membutuhkan perawatan jangka panjang. Menimbulkan beban psikologis yang berat bagi keluarga, terutama kecemasan, dapat memengaruhi mekanisme koping dan kesiapan keluarga merawat pasien.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan keluarga dengan mekanisme koping dalam kesiapan merawat pasien di unit stroke.
Metodologi : Sampel berjumlah 70 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen menggunakan HARS untuk kecemasan dan Brief COPE untuk mekanisme koping. Analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dengan mekanisme koping (p < 0,05). Keluarga dengan kecemasan tinggi cenderung koping maladaptif, sedangkan keluarga dengan kecemasan rendah banyak koping adaptif.
Kesimpulan : Tingkat kecemasan keluarga berpengaruh terhadap mekanisme koping yang pada akhirnya menentukan kesiapan keluarga dalam merawat pasien stroke.
Saran : Perawat diharapkan dapat memberikan intervensi berupa edukasi, konseling, dan dukungan psikososial untuk menurunkan kecemasan keluarga serta meningkatkan strategi koping adaptif.
Kata kunci: kecemasan keluarga, mekanisme koping, kesiapan merawat, pasien stroke
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
