PENGARUH RELAKSASI BENSON DAN AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT DI RUANG ANGGREK
Berkas Tugas Akhir
Ilmu Keperawatan_30902400206_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Sindrom koroner akut (SKA) merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia yang ditandai dengan nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah koroner.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi relaksasi Benson dan aromaterapi lemon terhadap skala nyeri pada pasien SKA di Ruang Anggrek RSUD dr. H. Soewondo Kendal.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan one-group pretest-osttest design pada 29 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skala nyeri sebelum intervensi adalah 7,14 (nyeri sedang–sangat nyeri) dan setelah intervensi menurun menjadi 4,24 (nyeri ringan–sedang). Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000).
Kesimpulan: Disimpulkan bahwa kombinasi relaksasi Benson dan aromaterapi lemon efektif secara signifikan dalam mengurangi nyeri pada pasien SKA, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis dalam pengelolaan nyeri akut.
Kata kunci: Sindrom koroner akut, nyeri dada, relaksasi Benson, aromaterapi lemon, intervensi non-farmakologis
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
